METRO PADANG

Seminar Ketahanan Pangan Peringati Milad ke-108 Aisyiyah, Maigus Nasir Puji Gerakan Lumbung Hidup Aisyiyah

1
×

Seminar Ketahanan Pangan Peringati Milad ke-108 Aisyiyah, Maigus Nasir Puji Gerakan Lumbung Hidup Aisyiyah

Sebarkan artikel ini
MILAD 108 AISYIYAH— Wakil Wali Kota Padang, Maigus Nasir, menghadiri Seminar Literasi Ketahanan Pangan yang digelar memperingati Milad Aisyiyah ke-108, di Aula Kantor Pimpinan Wilayah (PW) Aisyiyah Sumbar pada Sabtu (21/6).

PADANG, METRO–Wakil Wali Kota Padang, Maigus Nasir, menghadiri Seminar Literasi Ketahanan Pangan yang digelar memperingati Milad Aisyiyah ke-108. Acara yang bertempat di Aula Kantor Pimpinan Wilayah (PW) Aisyiyah Sumbar pada Sabtu (21/6), menjadi platform strategis untuk membahas penguatan ketahanan pangan di tengah berbagai tantangan global.

Seminar yang diikuti oleh pengurus dan kader Aisyiyah dari berbagai daerah di Sumbar ini mengusung tema “Gera­kan Lumbung Hidup Aisyi­yah Memperkokoh Keta­hanan Pangan, Ekonomi Ke­luarga Sehat, Wujudkan Desa Qaryah Thayyibah”.

Tema ini merefleksikan komitmen Aisyiyah dalam mengintegrasikan spiritualitas, ekonomi, dan kesejahteraan masyarakat.

Dalam sambutannya, Wakil Wali Kota Maigus Nasir memberikan apresiasi setinggi-tingginya atas kontribusi Aisyiyah. Selama lebih dari satu abad, organisasi perempuan Muhammadiyah ini telah berperan aktif dalam pembangunan bangsa, khu­susnya di bidang pendi­dikan, kesehatan, pemberdayaan perempuan, dan ketahanan keluarga.

“Aisyiyah bukan hanya organisasi perempuan, tetapi juga pelopor dalam pembangunan masya­rakat berbasis nilai keislaman. Gerakan Lumbung Hidup ini sangat relevan sebagai solusi konkret dalam memperkuat ketahanan pangan keluarga dan masyarakat,” ujar Maigus.

Ia juga menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah dan organisasi masyarakat dalam menghadapi tantangan krusial saat ini, seperti krisis pangan, inflasi, serta perubahan iklim yang secara langsung memengaruhi sektor pertanian dan ketahanan ekonomi rumah tangga. Kolaborasi ini diharapkan mampu men­­ciptakan solusi yang lebih adaptif dan berkelanjutan.

Sementara itu, Ketua PW Aisyiyah Sumbar, Syu­r’aini, menyampaikan bahwa Milad ke-108 ini menjadi momentum penting untuk konsolidasi gerakan dakwah Aisyiyah di seluruh lini kehidupan, termasuk penguatan ekonomi dan pangan keluarga.

“Gerakan Lumbung Hi­dup yang telah dirintis Aisyiyah di berbagai daerah, kini menjadi model kemandirian ekonomi yang selaras dengan nilai keagamaan dan pemberda­ya­an masyarakat. Kami ber­harap ini terus ber­kem­bang dan memberikan dam­pak luas,” ujarnya.

Syur’aini menambahkan, gerakan ini juga merupakan upaya konkret dalam mewujudkan Desa Qaryah Thayyibah, yaitu konsep desa ideal yang berlandaskan spiritualitas, kemajuan, dan kemandirian ekonomi.

Melalui Lumbung Hi­dup, Aisyiyah tidak hanya mendorong ketahanan pa­ngan, tetapi juga menciptakan ekosistem eko­nomi mikro yang berkelanjutan di tingkat keluarga dan komunitas. (ren)