PESSEL, METRO–Mayat berjenis kelamin laki-laki yang sudah membusuk dan tak diketahui identitasnya, ditemukan oleh nelayan dengan kondisi mengambang di perairan sekitar Pulau Kumbang, Kecamatan Koto XI Tarusan, Kabupaten Pesisir Selatan, Selasa dinihari (15/4).
Mayat ini ditemukan terapung di sekitar Pulau Kumbang yang berjarak sekitar 17 Mil dari Pantai Batu Kalang, Nagari Ampang Pulai, Kecamatan XI Koto Tarusan. Usai ditemukan, mayat tersebut dievakuasi oleh Tim SAR gabungan dan dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Padang.
Kapolsek Koto XI Tarusan, AKP Donny Putra mengatakan, pihaknya mendapat laporan dari nelayan tersebut sekitar pukul 2.30 WIB. Nelayan tersebut melihat sesosok mayat terapung di tengah laut, dan Tim SAR sudah berangkat ke lokasi untuk mengevakuasi mayat tersebut.
“Setelah penemuan tersebut, Tim SAR sudah berangkat sekitar pukul 17.00 WIB ke lokasi untuk mengevakuasi mayat. Cuaca tidak bagus. Langit mendung dan angin kencang. Karena itu, hanya satu perahu karet tim SAR yang berangkat. Sementara itu, tim gabungan menunggu di darat,” jelasnya.
AKP Donny menjelaskan, proses evakuasi sudah selesai dilaksanakan. Namun, untuk identitas belum diketahui sampai saat ini. Meski begitu, mayat tanpa identitas ini telah dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Polda Sumbar di Kota Padang.
“Untuk cirinya-cirinya berjenis kelamin laki-laki. Mayat sudah membengkak dan berbau. Kami juga belum menerima laporan dari warga tentang anggota keluarganya yang hilang,” ungkap AKP Donny.
Terpisah, Koordinator Unit Siaga SAR Pesisir Selatan, Wahyu Hidayat, mengatakan awalnya ditemukan awalnya oleh seorang nelayan bernama Budi. Pukul 19.35 WIB, tim telah berhasil mengevakuasi mayat dan dinaikkan ke atas mobil ambulans untuk dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara di Padang.
“Proses evakuasi dibantu oleh Basarnas, Kapolsek Koto XI Tarusan, PolAirud, BPBD, Koramil, Camat Koto XI Tarusan, anggota TPI Carocok, nelayan, dan masyarakat. Karena proses evakuasi sudah selesai dilaksanakan. Operasi SAR ditutup, unsur yang terlibat kembali ke satuan masing-masing dengan ucapan terima kasih,” ujar Wahyu Hidayat.
Sementara itu, Kepala Kantor SAR Padang, Abdul Malik, mengatakan, pihaknya mendapatkan laporan dari Polsek Koto XI Tarusan terkait penemuan mayat tersebut sekitar pukul 15.10 WIB.
Ia menyebut, jarak tempuh darat dari unit siaga ke Muara Sungai Talang Kapua tersebyt mencapai 71,1 km, dengan estimasi waktu perjalanan sekitar 1 jam 41 menit.
“Menanggapi laporan tersebut, pada pukul 15.30 WIB, tim rescue dari Unit Siaga Pesisir Selatan langsung diberangkatkan menuju lokasi kejadian. Tim terdiri dari lima orang personel dan dilengkapi dengan berbagai peralatan SAR.
“Korban yang ditemukan berjumlah satu orang dengan status sebagai ditemukan perairan. Identitas korban belum diketahui dan sementara disebut sebagai Mr X,” tutupnya. (rio)






