METRO PADANG

Peringatan Hari Sumpah Pemuda, Pj Wako Tekankan Pemberdayaan adalah Kunci Indonesia Maju

0
×

Peringatan Hari Sumpah Pemuda, Pj Wako Tekankan Pemberdayaan adalah Kunci Indonesia Maju

Sebarkan artikel ini
BERPAKAIAN ADAT— Dengan menggunakan pakaian adat Mentawai, Pj Wako Andree Algamar, menjadi inspektur upacara peringatan Hari Sumpah Pemuda 2024, di Lapangan Apeksi Kota Padang, Senin (28/10).

AIE PACAH, METRO —Penjabat (Pj) Wali Kota Padang Andree Algamar dalam peringatan Hari Sumpah Pemuda 2024, di Lapangan Apeksi Kota Padang, Senin (28/10) menyampaikan pentingnya peran dan pemberdayaan pemuda dalam pem­ba­ngunan nasional yang menjadi kunci Indone­sia maju di masa depan.

Menurutnya, pemuda Indonesia terutama Kota Padang harus diberdayakan untuk menggali potensi diri agar mampu menjadi pe­mim­pin, pelopor, dan wira­usahawan yang ber­kon­tribusi nyata bagi kema­juan bangsa.

“Momentum Hari Sum­pah Pemuda ini mengingatkan kita semua untuk bersama-sama memajukan potensi pemuda Indonesia. Tema ‘Maju Bersama Indonesia Raya’ menjadi dorongan bagi kita untuk bersinergi dalam mewujudkan Indonesia yang sejahtera dan berdaya saing tinggi,” ungkap Andree Algamar di hadapan peserta dan tamu undangan upacara yang kompak memakai pakaian adat nusantara.

Pj Wali Kota Padang saat membacakan pidato Menteri Pemuda dan Olah­raga Ario Bimo Nandito Ariotedjo, menyoroti Indeks Pembangunan Pemuda (IPP) 2024 yang mencapai angka 56,33 persen.

Capaian ini terbagi da­lam beberapa domain, pen­­didikan sebesar 70 persen, Kesehatan dan Kesejahteraan 65 persen, Gender dan Diskriminasi 53,33 persen, Lapangan Kerja 45 persen, serta Partisipasi dan Ke­pemimpinan 43,33 persen.

Pemerintah Kota Pa­dang dalam menyambut Hari Sum­­pah Pemuda, telah me­nga­dakan berbagai event per­lombaan yang melibatkan pemuda. Salah satunya lomba esport an­tar pelajar, yang telah me­norehkan berbagai prestasi.

Selain itu, juga diberikan hadiah bagi pemuda pelopor tingkat Kota Pa­dang tahun 2024. Diantaranya di bidang sumber daya alam lingkungan dan pariwisata, kepeloporan pendidikan, kepeloporan seni budaya, dan bidang pangan.

“Marilah kita berikan ruang bagi pemuda untuk tu­rut andil dalam berbagai as­pek pembangunan, men­­­­ciptakan generasi yang kreatif dan inovatif de­mi kemajuan Indonesia di masa depan,” pungkas An­dree.

Dalam kesempatan itu, Pj Wako Andree Algamar mengenakan baju adat Mentawai dengan warna yang didominasi merah dan dihiasi berbagai aksesori seperti kabit (cawat), sabok (kain penutup aurat bercorak di depan kabit), sorat (ikat kepala), serta luat (ikat kepala manik-manik berhias bulu-bulu binatang dan bunga).

Tak kalah menarik, pa­ra tamu undangan mengenakan pakaiat adat dari daerah lain seperti Batak, Minangkabau, Melayu, Ja­wa, Dayak, Bali, hingga Papua.

Pada akhri upacara, dimumkan peserta dengan busana adat Nusantara terbaik. Salah seorang pemenang yakni Kepala Bagian Hukum Setda Kota Pa­dang Rita Englen yang tampil mengenakan baju adat Bali.

Rita Englen menyampaikan makna Hari Sumpah Pemuda bagi dirinya sebagai ajang untuk kem­bali menggalakkan persa­tuan.

“Sumpah Pemuda me­ng­ingatkan kita untuk meng­hargai keberagaman. Meski kita berbeda-beda, dari budaya yang beraneka ragam, kita tetap satu kesatuan dari Sabang sampai Merauke. Kita harus terus memperjuangkan makna Sumpah Pemuda,” ujar Rita. (brm)