BERITA UTAMA

IRT Tewas Gantung Diri di Kusen Pintu Kamar

0
×

IRT Tewas Gantung Diri di Kusen Pintu Kamar

Sebarkan artikel ini
OLAH TKP— Polisi melakukan olah TKP kasus gantung diri di Simpang Lancang Aur Malintang, Kabupaten Padangpariaman.

PDG.PARIAMAN, METRO–Warga Simpang Lancang Aur Malintang, Nagari III Koto Aur Malin­tang Selatan, Kecamatan IV Koto Aur Malintang, Kabupaten Padangparia­man, digemparkan dengan penemuan mayat perempuan dalam kamar tidur rumahnya, Senin (19/2) sekitar pukul 11.30 WIB.

Saat ditemukan, ibu rumah tangga (IRT) berinisial EG (44) tergantung di kusen pintu kamar. Sedangkan pintu kamar dikunci dari dalam, sehingga terpaksa didobrak untuk membuka­nya. Namun, hingga kini belum dike­tahui apa motif korban sehingga nekat mengakhiri hidupnya de­ngan cara gantung diri.

Kapolsek Aur Malin­tang, Ipda Muhammad Basir mengatakan, kro­nologis kejadian bermula ketika suami korban dan saksi MI sedang duduk di teras rumah. Saat itu, anak korban kemudian bertanya kepada ayahnya tentang keberadaan korban.

“Saat sang anak men­cari korban, suami korban mengatakan bahwa korban sedang berada di dalam rumah. Karena sudah lama korban tidak keluar dari dalam rumah, suami korban masuk ke dalam rumah untuk mencari korban,” ungkap Ipda Basir.

Sesampainya di dalam rumah, kata Ipda Basir, suami korban kesulitan membuka pintu kamar korban karena terkunci dari dalam. Bahkan, suami korban sempat mengetuk pintu kamar sembari memanggil nama korban, tapi tidak mendapatkan jawaban.

“Suami korban kemudian mencoba melihat dari jendela dan melihat korban tergantung di konsen pintu kamar. Sontak saja, suami korban berteriak histeris melihat istrinya dengan kondisi seperti itu, sehingga warga berdatangan ke lokasi,” ujar Ipda Basir.

Merasa korban masih bisa diselamatkan, Ipda Basir menuturkan, suami korban bersama anak-anaknya langsung mendobrak pintu kamar lalu me­nurunkan tubuh korban yang tergantung di kusen pintu kamar. Selanjutnya, jenazah korban dibawa ke Puskesmas Batu Basa untuk dilakukan pemeriksaan.

“Hasil pemeriksaan, menunjukkan bahwa korban murni gantung diri dan tidak ada tanda-tanda kekerasan. Personil Polsek IV Koto Aur Malintang kemudian datang ke lokasi kejadian untuk mengamankan TKP dan barang bukti,” kata dia.

Ipda Basir mengatakan, keluarga korban menyatakan bahwa korban meninggal bukan karena unsur kejahatan dan bersedia tidak melakukan autopsi terhadap korban. Korban kemudian dimakamkan.

“Kami sudah memintai keterangan dari saksi-saksi mulai dari suami korban dan anak-anaknya. Namun, hingga saat ini kami belum bisa menyimpukan penyebab korban bunuh diri,” tutupnya. (ozi)