AGAM, METRO–Merasa terpanggil untuk memberikan solusi di sektor pertanian dan perikanan, Ahmad Rizqa Fauzi, S.Pd memutuskan untuk maju sebagai calon Anggota DPRD Kabupaten Agam Dapil VI pada Pemilu yang akan digelar 14 Februari mendatang.
Pemuda yang berasal dari Nagari Bayua, Kecamatan Tanjung Raya itu merupakan urang sumando Jorong Gasang, Nagari Maninjau. Aktif berorganisasi di tengah masyarakat memberikan gagasan baru bagi pemuda yang akrab disapa Oji itu untuk memilih maju di legislatif.
Ahmad Rizqa Fauzi bergabung dengan Partai Gelora. Sebagai kader Partai besutan Anis Matta dan Fahri Hamzah, dirinya dipercaya memegang nomor urut 1 untuk calon anggota legislatif DPRD Kabupaten Agam Dapil VI yang meliputi daerah pemilihan Kecamatan Matur dan Tanjung Raya.
Lahir dalam lingkungan masyarakat yang tidak asing dengan pergerakan, kepedulian ayah dari tiga orang putera itu terus terlatih. Memulai berorganisasi sejak remaja, Ahmad Rizqa Fauzi bergabung dengan organisasi formal di Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Bukittinggi.
Tak hanya sekedar ikutan, suami dari Novi Lastri Ayu, SE itu dipercaya untuk mengemban jabatan di organisasi tempatnya berproses. Diantaranya, pernah menjabat sebagai Ketua Umum HMI Komisariat Tarbiyah STAIN Bukittinggi, Ketua Umum HMI Cabang Bukittinggi periode 2011-2012.
Menyelesaikan pendidikan S1, di STAIN / UIN Syekh Djamil Djambek Bukittinggi pria bersuku Pili dengan gelar Marah Bagindo itu tetap aktif dengan terlibat di Pengurus Korps Alumni HMI (KAHMI) sebagai salah seorang Presidium Majelis Daerah KAHMI Kota Bukittinggi untuk periode 2023-2028.
Selain berproses di HMI, juga pernah aktif di Forum Studi Mahasiswa Alumni Maninjau. Bahkan saat ini diamanahkan sebagai Ketua Bidang ZIS Masjid Raya Bayua tahun 2021-2026 dan Ketua Karang Taruna Kecamatan Tanjung Raya.
Hingga kini, Oji tetap aktif di dunia pengkaderan di tingkat mahasiswa, baik sebagai instruktur dalam pelatihan maupun selaku pemateri.
Pria kelahiran 27 Oktober 1988 itu memulai masa pendidikannya di SDN 08 Batang Maransi Bayur, melanjutkan ke SLTP Muhammadiyah Bayur dan berlanjut ke SMAN 1 Tanjung Raya.
Bersentuhan langsung dengan masyarakat dan terdidik sebagai seorang yang aktivis, Oji mengaku melihat banyak kebijakan yang bisa dihadirkan untuk memajukan dan mensejahterakan masyarakat.
Salah satunya di sektor pertanian dan perikanan yang merupakan tulang punggung perekonomian masyarakat di Kecamatan Tanjung Raya dan Matur. “Perlu adanya solusi dengan mekanisme yang jelas dan terukur untuk sektor ini. Masyarakat butuh perwakilan yang bisa menyampaikan aspirasi kepada pemerintah, dan kami berkomitmen untuk itu,” tuturnya.
Dijelaskannya, masyarakat sangat tergantung kepada sektor pertanian dan perikanan air tawar. “Sektor pertanian tidak menunjukkan perbaikan yang signifikan, solusi terhadap tingginya biaya produksi akibat harga pupuk tidak diimbangi dengan peningkatan hasil produksi. Begitu juga dengan sektor perikanan air tawar jala apung yang masih banyak persoalan. Ini yang akan kita perjuangkan di legislatif nanti,” ungkapnya.
Disisi lain, Danau Maninjau pernah menjadi destinasi wisata yang tidak hanya di kunjungi oleh wisatawan lokal saja, sudah beberapa dekade mengalami kemunduran.
“Sektor pariwisata akan memberikan dampak yang besar terhadap pertumbuhan ekonomi masyarakat lokal yang memberikan efek domino dengan terbukanya lapangan kerja dan pertumbuhan UMKM. Begitu juga Puncak Lawang. Tidak hanya wisata alam, Maninjau bisa dikembangkan menjadi destinasi wisata religi,” terangnya.
Dirinya meminta dukungan, doa dan restu kepada masyarakat, khususnya di Kecamatan Tanjung Raya dan Matur untuk memberikan amanah sebagai perwakilan rakyat di yang akan memperjuangkan aspirasi masyarakat selaku anggota DPRD Kabupaten Agam.
“Ini niat pergerakan. Niat untuk memperjuangkan hajat orang banyak. Semoga harapan ini diijabah dan dikabulkan, serta dimudahkan jalannya. Amiin,” harapnya. (rom)






