LIMAPULUH KOTA, METRO–Bergerak cepat membantu korban banjir yang terjadi Senin (18/12), di sejumlah Nagari di Kecamatan Harau Kabupaten Limapuluh Kota, warga dan Asar Humanity mendirikan Dapur Umum di Jorong Tarantang Nagari Tarantang, Kecamatan Harau.
Dapur umum yang tak jauh dari SMP N 2 Harau itu menyiapkan 1800 nasi bungkus untuk disalurkan kepada korban banjir yang terjadi akibat meluapnya batang harau karena hujan deras yang terjadi sejak Minggu 17 Desember 2023.
Ribuan nasi bungkus yang disiapkan itu untuk memenuhi makan pagi, siang dan malam bagi ratusan korban banjir yang merendam rumah, lahan pertanian, fasilitas umum dan menganggu akses jalan umum.
Selain disalurkan langsung kerumah korban banjir, ribuan nasi bungkus itu juga dijemput langsung oleh beberapa korban banjir yang memang membutuhkan makan, sebab mereka tak bisa melakukan aktivitas seperti biasanya, memasak dan lainnya karena harus membersihkan rumah dari genangan air dan lumpur yang masuk kerumah.
“Untuk dapur umum ini mulai kami buka sejak Selasa pagi 19 Desember 2023 atau sehari pasca banjir, kita menyiapkan ribuan nasi bungkus tiap harinya untuk masyarakat yang menjadi korban banjir. Nasi bungkus yang kita siapkan ini untuk makan pagi, siang dan malam,” sebut Fauzan Harsa, Kooordinator Lapangan Dapur Umum, Selasa (19/12).
Ia juga menambahkan, dapur umum Emergency Banjir tersebut akan dibuka selama beberapa hari kedepan, sehingga bisa membantu meringankan beban masyarakat yang terdampak banjir.
“Untuk dapur umum ini kami rencanakan akan tetap buka atau menyiapkan nasi bungkus hingga air/banjir yang merendam rumah warga benar-banar surut dan kondisi korban banjir sudah membaik. Sebab banyak dapur masyarakat yang terendam atau rumah masyarakat yang terendam,” tambahnya.
Sementara terkait bahan-bahan yang diolah/dimasak oleh Tim Dapur umum berasal dari Asar Humanity, sumbangan masyarakat, pedagang serta Bukik Sariak Land.
“Untuk bahan makanan yang kita masak berasal dari dari Asar Humanity, sumbangan masyarakat, pedagang serta Bukik Sariak Land. Ia berharap bantuan yang diberikan kepada korban banjir dapat membantu meringankan beban hingga mereka nantinya bisa kembali hidup seperti biasanya, sebab hingga Selasa siang masih banyak masyarakat/warga yang bertahan didalam rumah akibat air yang masih sering lutut orang dewasa,” ucapnya.
Seperti diberitakan sebelumnya, empat Nagari di Kecamatan Harau terendam banjir akibat meluapnya batang/sungai Harau karena intensitas hujan yang turup tinggi sejak Minggu 17 Desember dan Senin pagi 18 Desember 2023. (uus)






