PARIAMAN, METRO–Kantor Otoritas Bandara Wilayah VI Padang bersama stakeholder terkait menyelenggarakan kampanye keselamatan transportasi udara di Bandara Internasional Minangkabau (BIM), Minggu (2/10). Kampanye keselamatan transportasi udara ini yang dibuka oleh Kepala Kantor Otoritas Bandara Wilayah VI Padang, Endah Purnamasari bersama dengan stakeholder terkait seperti PT. Angkasa Pura II Cabang BIM, Dinas Perhubungan serta turut dihadiri oleh Wakil Gubernur Sumbar Audy Joinaldi.
Kepala Kantor Otoritas Bandara Wilayah VI, Endah Purnamasari mengatakan, kegiatan ini merupakan upaya Kementerian Perhubungan RI untuk meningkatkan awareness atau kesadaran masyarakat akan pentingnya mematuhi peraturan yang berlaku dalam sebuah perjalanan pesawat udara. “Sekaligus merupakan lanjutan dari Hari Perhubungan Nasional, dan dari Direktorat Perhubungan Udara, meminta kami untuk melakukan satu hal yang positif yaitu Kampanye Keselamatan Transportasi Udara yang pada hari ini kami laksanakan dan kami fokuskan di Bandara Internasional Minangkabau, berkolaborasi dengan beberapa stakeholder terkait guna mensukseskan acara ini,”ujar Endah Purnamasari.
Dikatakan oleh Endah, sejalan dengan tema kampanye keselamatan transportasi udara, “Selamat, Aman, dan Nyaman, Bangkit Maju bersama”, mengandung pesan bahwa saat ini masyarakat dapat menggunakan jasa transportasi penerbangan sebagai sarana transportasi yang nyaman dan memberikan rasa aman kepada masyarakat. “Keberhasilan menyelenggarakan jasa transportasi sangat bergantung dari tekad dan semangat juang yang tertanam dalam diri kita masing–masing,”ujarnya.
“Kegiatan Kampanya Keselamatan ini dilakukan dalam rangka mewujudkan penerbangan yang aman, nyaman dan selamat sampai tujuan. Keamanan dan keselamatan sebuah perjalanan pesawat udara merupakan faktor yang utama dalam sektor transportasi udara. Untuk mewujudkan hal ini perlu kesadaran dan kepedulian bersama, khususnya dari penumpang pesawat udara,”kata Endah.
Diungkapkannya, sangat disayangkan, masih banyak masyarakat yang sebenarnya sudah memahami peraturan standar keselamatan yang harus dilakukan oleh seorang penumpang pesawat udara, namun pada pelaksanaannya masih jauh dari standar keselamatan yang harus dilakukan oleh seorang penumpang pesawat udara. “Misalnya, telepon genggam yang masih menyala di dalam pesawat udara, seat belt yang tidak digunakan, membawa barang-barang yang dilarang di dalam pesawat udara seperti gunting, pisau, korek api, merupakan salah satu contoh yang sering kita jumpai di dalam perjalanan menggunakan pesawat udara,” ungkapnya.
“Untuk itu, sosialisasi yang terus menerus dan berkelanjutan dinilai sangat diperlukan dalam tahap ini sehingga kesadaran masyarakat akan pentingnya mematuhi peraturan keselamatan penerbangan dapat semakin meningkat,” tambahnya.
Menurut Endah, kampanye ini juga dimaksudkan untuk mengenalkan, menyebarluaskan dan mengingatkan kembali peraturan keamanan dan keselamatan penerbangan dan standar-standar apa saja yang diperlukan dalam menggunakan transportasi udara. “Saya sangat berharap bahwa kampanye keselamatan ini dapat memberikan efek positif pada peningkatan awareness masyarakat terhadap hal-hal yang boleh dan tidak boleh dilakukan dalam perjalanan menggunakan pesawat udara. Di samping itu, saya juga berharap bahwa masyarakat tidak hanya akan memahami, tapi juga menerapkannya di setiap perjalanannya menggunakan pesawat baik dalam proses pre flight, in flight, dan post flight,”pungkasnya.
Sementara itu, Eksekutif General Manager (EGM) PT. Angkasa Pura II (Persero) Cabang BIM, Siswanto mengatakan, kampanye ini adalah sebagai bentuk edukasi masyarakat agar mentaati semua aturan dan ketentuan penerbangan. “Hari ini adalah hari yang berbahagia dimana kita mengadakan kampanye sosialisasi keselamatan penerbangan. Keselamatan dan keamanan penerbangan sangat penting untuk kita semua, karena bagaimanapun keluarga di rumah sudah menunggu kita. Tentunya harapan mereka, agar kita sampai di rumah dengan aman dan selamat. Satu pesan dari kami, taati semua aturan, dan ketentuan agar penerbangan selamat selamanya,” ujarnya.
Terpisah, Kepala Dinas Perhubungan Sumbar Heri Nofiardi mengapresiasi apa yang dilakukan oleh Otoritas Bandara menyampaikan pesan-pesan dari pemerintah daerah kepada masyarakat. “Apresiasi kita atas nama pemerintah daerah kepada unsur terkait yang ada di BIM, karena melalui kampanye inilah pesan-pesan dari regulasi, dan pesan-pesan dari pemerintah sampai ke masyarakat baik masyarakat yang akan datang maupun masyarakat yang akan berangkat,”ujar Heri.
Menurut Heri, Bandara adalah etalase pemerintah daerah yang akan menjawab pertanyaan masyarakat bagaimana pelayanan yang maksimal yang diberikan oleh unsur yang ada di Bandara. “Kita tahu, Bandara adalah satu etalase kita pemerintah Provinsi Sumbar dimana masyarakat akan menjawab dari pelayanan yang maksimal. Tentu kita berharap, melalui kampanye ini akan sampai pesannya kepada masyarakat, karena tidak semua masyarakat yang sering menggunakan pesawat udara, ini adalah hal yang perlu di waspadai baik bersifat ancaman, kenyamanan, kesehatan dari masyarakat itu, mulai dari dia memasuki bandara, hingga sampai di tujuan dengan selamat,”pungkasnya. (rom)






