BERITA UTAMA

3 Sekawan Berkomplot jadi Bandit Narkoba di Kota Bukittinggi, Puluhan Paket Sabu Disita Polisi

0
×

3 Sekawan Berkomplot jadi Bandit Narkoba di Kota Bukittinggi, Puluhan Paket Sabu Disita Polisi

Sebarkan artikel ini
PENGEDAR SABU— Pelaku W(22), HT (21) dan AP (21) yang bekerjasama mengedarkan sabu ditangkap jajaran Satresnarkoba Polres Bukittinggi dengan barang bukti puluhan paket sabu.

BUKITTINGGI,METRO–Tim Opsnal Satresnarkoba Polres Bukittinggi meringkus tiga orang pengedar narkotika jenis sabu di dua lokasi berbeda, pada Selasa (15/3). Tak tanggung-tanggung, puluhan paket sabu siap edar berhasil disita petugas dari ketiga pengedar tersebut.

Ketiga pengedar yang masih dalam satu jaringan ini diketahui berinisial W(22), diringkus di Depan Kantor Pemuda Tembok, Kota Bukittinggi. Sedangkan HT (21) dan AP (21) ditangkap di Jorong Kaluang Tapi,  Kecamatan Tilatang Kamang Kabupaten Agam.

Kasatresnarkoba Polres Bukittinggi, AKP Aleyxi Aubedillah mengatakan, penangkapan terhadap ketiga pelaku idiamankannya  pelaku W (22) di depan Kantor Pemuda Tembok, setelah dipancing untuk melakukan transaksi dengan petugas yang menyamar.

“Ketika pelaku memperlihatkan sabu miliknya, pelaku W langsung kita amankan. Setelah itu, dilakukan penggeledahan badan dan ditemukanlah barang bukti satu paket sabu terbungkus plastik bening,” kata AKP AKP Aleyxi Aubedillah, Rabu (16/3).

Ditambahkan AKP Aleyxi Aubedillah, usai dilakukan penangkapan, pihaknya kemudian menginterogasi pelaku W terkait sumber sabu yang dijualnya itu. Meski awalnya pelaku berbelit-belit, setelah didesak, pelaku W pun akhirnya memberikan informasi identitas orang yang masok sabu kepadanya.

“Pengakuan pelaku W, sabu itu didapatkan dari temannya HT dan AP. Kami selanjutnya meminta W untuk menghubungi dua rekannya lalu mengajaknya bertemu di pinggir jalan Jorong Kaluang Tapi,  Kecamatan Tilatang Kamang, Agam,” ujar AKP Aleyxi Aubedillah.

Menutur AKP Aleyxi Aubedillah, lantaran kedua rekannya itu tak mengetahui kalau W sudah diamankan, kedua rekannya itu pun bersedia bertemu. Tim bergerak ke lokasi yang telah disepakati. Tak lama menunggu, kedua pelaku HT dan AP datang dan langsung ditangkap tanpa perlawanan.

“Kami lakukan pengge­le­dahan terhadap kedua pelaku setelah ditangkap. Hasilnya, dari pelaku HT, ditemukanlah 10 paket sa­bu siap edar, satu timbangan digital hingga ratusan lembar plastik bening pembungkus sabu,” ujar AKP Aleyxi Aubedillah.

Sementara, dari pelaku AP, dikatakan AKP Aleyxi Aubedillah, pihaknya menemukan barang bukti  15 paket sabu yang terbung­kus plastik bening. Usai mengumpulkan semua barang bukti, ketiga pelaku langsung digiring ke Mapolres Bukittinggi untuk menjalani pemeriksaan lanjutan.

“Jadi, dari penangkapan ini, total sabu yang kita sita sebanyak 26 paket. Kami masih terus melakukan pengembangan untuk mengungkap jaringannya. Diduga kuat, mereka ini pemain besar dan memiliki jaringan yang luas,”  ungkap AKP Aleyxi Aubedillah.

Ditegaskan AKP Aleyxi Aubedillah, terhadap ketiga pelaku, pihaknya bakal menjeratnya dengan dengan Pasal 114 ayat (2) subsider pasal 112 ayat (2) Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 35 tahun 2009 Tentang Narkotika dengan ancaman hukuman 4 tahun sampai 20 tahun.

“Kami mengimbau war­ga Kota Bukittinggi dan se­kitarnya untuk terus memberikan informasi kepada kami untuk memu­dah­kan pemberantasan pe­redaran narkoba. Silakan laporkan aktivitas men­cu­rigakan ke petugas atau aplikasi JAGA yang sudah tersedia,” pungkas AKP Aleyxi Aubedillah.  (pry)