METRO PESISIR

Tidak Hilang Ditelan Zaman, Tradisi Shalawat Dulang harus Dilestarikan

1
×

Tidak Hilang Ditelan Zaman, Tradisi Shalawat Dulang harus Dilestarikan

Sebarkan artikel ini

PADANGPARIAMAN, METRO
Wakil Bupati  Padangpariaan Suhatri Bur, kemarin,  menghadiri undangan masyarakat Padang Pulai, Nagari Guguak, Kecamatan 2×11 Kayu Tanam, Kabupaten Padangpariaman dalam acara hiburan shalawat dulang.

“Kegiatan ini harus dilestarikan di Kabupaten Padangpariaman, sehingga tradisi ini tidak hilang ditelan zaman,” kata Wakil Bupati Padangpariaman Suhatri Bur, kemarin.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh ratusan masyarakat. Kenapa tidak masyarakat sangat antusias yang  sangat luar biasa, karena acara tersebut didukung oleh pedendang salawat dulang yang pandai mengajak masyarakat untuk mendengarkan lantunan syairnya.

Baca Juga  Wabup: Israk Mikraj Peristiwa Bersejarah Umat Islam

Katanya, acara salawat dulang ini saat ini telah jarang ditampilkan masyarakat. Masyarakat lebih cenderung menampilkan acara organ tunggal.

“Organ tunggal tersebut bukanlah tradisi kita di minangkabau ini, karena itulh shalawat dulang ini sangat menarik untuk ditampilkan dalam setiap kegiatan masyarakat,” ujarnya.

Dalam acara ini kata Suhatri Bur,  masyarakat dapat mendengarkan aluran siar-siar agama Islam, mulai dari masuk agama ke bumi Sumatera Barat dan mulai Nabi Muhammad SAW mengembangkan agama Islam.

Baca Juga  Aksi Bergizi di Sekolah, ”Jangan Pemilu saja, Kepala Daerah harus Selalu Hadir saat Masyarakat Butuh”

“Pemkab Padangpariaman sangat mendukung kegiatan ini. Semoga kegiatan shalawat dulang ini terus menjadi tradisi masyarakat kita sepanjang zaman,” tandasnya mengakhiri. (efa)