SOLOK/SOLSEL

Rencana Pengembangan Kawasan Payo sebagai Agrowisata, Wawako Minta OPD Serius dan Lebih Solid

0
×

Rencana Pengembangan Kawasan Payo sebagai Agrowisata, Wawako Minta OPD Serius dan Lebih Solid

Sebarkan artikel ini

SOLOK, METRO
Berbagai persoalan maupun hambatan dalam menjalankan kegiatan hendaknya ada pemecahannya. Dan jangan sampai persoalan itu dibiarkan tergenang begitu saja, karena akan menjadi penghambat proses pembangunan.

Untuk itu Wakil Wali kota Solok Reinier meminta masing-masing Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk aktif mencarikan solusi terhadap berbagai persoalan di tengah masyarakat. Baik itu persoalan dalam pelaksanaan program maupun persoalan ditengah masyarakat yang perlu penanganan.

“Jika tidak diselesaikan dengan cepat persoalan akan semakin berkembang dan menghambat progres pelaksanaan program. Muaranya tentu akan berdampak pada penurunan kinerja masing-masing OPD,” ujar Reiner.

Reinier memberi contoh terkait rencana pengembangan agrowisata Payo yang melibatkan berbagai OPD terkait. Semua perangkat diharapkan bergerak sesuai perannya masing-masing. “Keseriusan dan kesolidan kita bersama sangat menentukan kemajuan Kota Solok terutama terkait berbagai program strategis yang berdampak terhadap peningkatan pelayanan dan kesejahteraan masyarakat,” tegas Reinier.

Pemerintah Kota Solok  telah mencanangkan kawasan Payo sebagai salah satu kawasan agrowisata terpadu tahun lalu dengan ikon bunga Krisan dan Kopi Payo di Kota Solok.

Menurut Reinier, kawasan Payo memang sangat potensial untuk dikembangkan sebagai wisata agro. Kondisi alam yang sangat mendukung, menjadikan Payo cocok bagi pengembangan berbagai jenis tanaman Holtikultura dan pertanian lainnya.

Selain itu, kawasan Payo tidak saja unggul dibidang pertanian, namun dengan lokasinya yang berada diketinggian juga menjanjikan pemandangan yang menyejukkan mata. (vko)