Dua penjambret, Airlangga Puji (17) dan Seven Eka (18) (membelakangi kamera) diamankan petugas setelah tertangkap warga dan dihajar, usai menjambret di Jalan Jayapura I, Kecamatan Padang Utara, Sabtu (16/12) sore.
PADANG, METRO–Nasib sial dialami dua penjambret. Setelah berhasil menjambret tas korban, kedua pelaku yang masih muda ini, malah menabrak mobil hingga keduanya terjatuh saat kabur membawa hasil rampasan.
Kedua pelaku, Airlangga Puji Ramadhan (17) dan Seven Eka Putra (18), sempat menjadi bulan-bulanan warga yang geram dengan ulahnya. Peristiwa itu terjadi di Jalan Jayapura I, Kecamatan Padang Utara, Sabtu (16/12) sekitar pukul 17.00 WIB.
Usai menyambar tas tersebut pelaku langsung mengebut sepeda motornya untuk melarikan diri. Korban, Anggi Angraini (23), yang terkejut spontan menyoraki pelaku, dan berteriak meminta tolong.
Aksi korban teriak minta tolong, tidak sia-sia. Kedua tersangka yang mencoba kabur dengan sepeda motor malah menabrak Innova warna hitam BA 1182 QK. Akibatnya, kedua tersangka terjatuh dari sepeda motor.
Satu tersangka bernama Eka Putra, berhasil diamankan warga. Pelaku pun mendapat hadiah bogem mentah dari warga yang berang dengan aksinya. Sedangkan teman Eka, Airlangga berhasil kabur.
”Tersangka yang bernama Airlangga melarikan diri, dan berhasil dibekuk anggota Tim Opsnal Polsek Padang Utara, sekitar 18.00 WIB,” ungkap Kapolsek Padang Utara Kompol Zulkafde.
Aksi jambret berawal ketika pelaku yang mengendarai sepeda motor Yamaha Fino 125 tanpa nomor polisi, melihat korban yang menjinjing tas baru saja turun dari mobil menuju rumahnya. Melihat kesempatan itu, kedua pelaku langsung merampas tas korban yang berisikan uang tunai Rp695 ribu dan iPhone.
Setelah berhasil merampas tas korbannya, kedua pelaku langsung tancap gas. Korban yang kaget, sontak berteriak sekiat tenaga, sehingga mengundang warga berhamburan ke luar rumah mengejar pelaku. Namun dewi fortuna tidak berpihak kepada kedua pelaku. Tak jauh dari lokasi pelaku menjamret, sepeda motor yang dikemudikan kedua pelaku menabrak toyota Innova yang kebetulan melintas.
Saat itu juga kedua pelaku langsung terjatuh dari sepeda motornya. Melihat ramainya warga yang mengejar, Pelaku Airlangga Puji Ramadhan (17) langsung kabur menuju perumahan warga, sedangkan pelaku Seven Eka Putra (18) ini melarikan diri ke dalam rumah makan Lubuk Idai. Warga yang mengejar kedua pelaku berhasil menangkap kedua pelaku.
Saat itu juga, warga yang geram langsung melayangkan pukulam ke tubuh pelaku. Tak terhitung lagi jumlah pukulan yang mendarat ke tubuh kedua pemuda tanggung itu. Beruntung anggota Satlantas yang melihat terjadinya kemacetan akibat ramainya kerumunan warga, langsung menghampiri kerumunan tersebut dan ternyata melihat kedua pemuda itu babak belur dihajar warga.
”Namun, ramainya warga membuat polisi kesulitan mengevakuasi kedua pelaku, sehingga terpaksa melepaskan tembakan peringatan ke udara untuk meredam amarah warga,” ungkap Kompol Zulkafde. Melihat kondisi kedua pelaku yang sudah tak berdaya, petugas kepolisian kemudian membawa kedua pelaku ke Rumah Sakit Bhayangkara Polda Sumbar.
Kapolsek menambahkan, saat ini pihaknya telah menyita barang bukti dalam perkara pencurian dengan kekerasan ini, dan pihaknya masih terus melakukan pemeriksaan terhadap kedua pelaku untuk mengungkap sudah berapa kali mereka melakukan aksinya.
”Dari pengakuannya baru satu kali, tapi kita akan terus mengorek keterangan dari kedua pelaku. Terhadap pelaku akan dijerat pasal 365 KUHP tentang pencurian dengan kekerasan dengan kekerasan dan diancam hukuman penjara 5 tahun,” pungkasnya. (cr4/rg)





