Menyambut Hari Bhakti Adhyaksa (HBA) ke-60 Tahun 2020 dan hari ulang tahun ke-20 Ikatan Adhyaksa Dharmakarini (IAD) Kejaksaan Tinggi ( Kejati ) Sumatera Barat ( Sumbar) membagikan sebanyak, 1.514 Paket Sembako untuk masyarakat Sumbar.
Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Sumbar, Amran, didampingi Wakil Kepala Kejaksaan Tinggi (Wakajati) Sumbar, Yusron, Asisten Pidana Khusus (Aspidsus) M Fatria, Asisten Pembinaan (Asbin) Nadda Lubis, Asisten Intelijen (Asintel) Teguh Wibowo, Asisten Pidana Umum ( Aspidum) Fadlul Azmi dan Kasi Penerangan dan Hukum ( Penkum) Yunelda mengatakan paket sembako dalam rangka dilaksanakan secara serentak di seluruh jajaran kejaksaan di wilayah Indonesia, termasuk Sumbar.
“Paket sembako yang dibagikan seluruh Indonesia dengan intruksi dari Kajagung RI berjumlah lebih dari 56 ribu paket. Khusus untuk Sumbar, kita bagikan sebanyak 1514 paket sembako,” kata Amran kemarin.
Mantan Koordinator Pidana Umum (Pidum) Kejaksaan Agung (Kejagung) RI ini menyebutkan, Penyerahan paket sembako diberikan kepada masyarakat yang membutuhkan, seperti ojek online, panti asuhan, penyapu jalan, dan petugas kebersihan. Dibagikan secara simbolis di Kantor Kejati Sumbar. “Sisanya akan kita salurkan dan antarkan langsung ke panti-panti asuhan. Giat ini juga diikuti oleh Kejaksaan Negeri (Kejari) dan Cabang Kejaksaan Negeri (Cabjari) se-Sumbar. se-Sumbar, melaksanakan kegiatan bakti sosial secara serentak,” ungkapnya.
Di sisi lain, Pria asal Pekanbaru ini menuturkan, momen HBA ke- 60 ini mengangkat tema ‘Terus Bergerak dan Berkarya’
“Maka dari itu, diperintahkan kepada seluruh kajari dan seluruh jajaran se sumbar agar dalam penegakan hukum kita harus dapat memenuhi rasa Keadilan yang ada dan tumbuh berkembang didalam masyarakat. Jangan sekali sekali melakukan penegakan hukum untuk suatu kepentingan tertentu, “ imbuhnya.
Ditegaskan orang nomor satu di Krops Adhayaksa Sumbar ini, sebagaimana diketahui setiap penegakan hukum harus dapat mewujudkan rasa keadilan ,kepastian dan kemanfaatan hukum itu sendiri. “Saya berpesan selaku Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Sumatera Barat agar jajaran kejaksaan dibawah wilayah hukum saya menjadikan dirinya jaksa yang profesional, akuntabel, berintegritas dan berhati nurani, Pada akhirnya kita harus memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat pencari keadilan,” tegas mantan Kajari Tanjung Pinang itu.
Alumni Universitas Islam Riau itu berharap, dan optimis Kejati Sumbar bisa berhasil dalam meraih zona integritas WBBM dan menjadi kebanggaan bagi Sumbar. Pasalnya, belum ada kejati di Indonesia yang telah meraih zona integritas WBBM.
Pada momen peringatan HBA ke-60 dan Hari Ulang Tahun IAD ke-20, Kejati Sumbar terus meningkatkan pelayanan kepada masyarakat dan mempersiapkan diri untuk menuju Wilayah Birokrasi Bersih Melayani (WBBM).
“Ada dua tahapan untuk mencapai zona integritas tertinggi itu. Kita telah melalui satu tahapan, dan alhamdulilah lulus dan masuk dalam kategori terbaik. Tahapan selanjutnya diajukan ke tim penilai nasional yakni Menpan-RB. Semoga Kejati Sumbar bisa meraih WBBM,” harap Amran yang telah menyelesaikan pendidikan ASN/PNS tertinggi PIM 1 Nasional di LAN tahun 2018. (cr1)





