BERITA UTAMA

Positif Covid-19 Sumbar Bertambah 7, 5 Dharmasraya, 1 Kota Solok, 1 Payakumbuh

0
×

Positif Covid-19 Sumbar Bertambah 7, 5 Dharmasraya, 1 Kota Solok, 1 Payakumbuh

Sebarkan artikel ini

PADANG, METRO
Kabupaten Dharmaraya kembali menjadi “penyumbang” kasus positif covid-19 di Sumbar. Setidaknya, dari data Jumat (17/7) sore, ada lima orang warga di perbatasan Jambi itu yang dinyatakan terinfeksi virus berbahaya itu. Dua orang lainnya berasal dari Kota Payakumbuh dan Kota Solok.

Kepala Dinas Kominfo Sumbar selaku Juru Bicara Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Sumbar Jasman Rizal menyebutkan, warga Dharmasraya yang terkonformasi adalah, wanita 31 tahun, warga Padang Laweh, tenaga kesehatan, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi. Wanita 35 tahun, warga Padang Laweh, tenaga kesehatan, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, penanganan isolasi mandiri sementara.

”Ada wanita 25 tahun, warga Padang Laweh, pekerjaan Tenaga Kesehatan, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi. Wanita 40 tahun, warga Timpeh, tenaga kesehatan, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi. Terakhir pria 25 tahun, warga Padang Laweh, pekerjaan swasta, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi. Semuanya sekarang dalam penanganan isolasi mandiri sementara,” katanya.

Dari Kota Payakumbuh, wanita 49 tahun, warga Kelurahan Sungai Pinago, pekerjaan ASN, diduga terpapar dari pekerjaan, penanganan isolasi mandiri sementara. “Di Kota Solok, pria 20 tahun, warga Simpang Rumbio, status mahasiswa, terinfeksi karena pulang dari Surabaya 12 Juli 2020, penanganan isolasi mandiri sementara,” katanya.

Jadi, katanya, total sampai hari ini telah 813 orang warga Sumbar terinfeksi covid-19. Sembuh bertambah 2 orang, sehingga total sembuh 692 orang. Dari data itu, yang dirawat di berbagai rumah sakit 45 orang (5,5%), isolasi mandiri 27 orang (3,3%), isolasi BPSDM 17 orang (2,1%), meninggal dunia 32 orang (3,9%) dna telah sembuh 692 orang (85,1%).

“Tim Laboratorium Diagnostik dan Riset Terpadu Penyakit Infeksi Fakultas Kedokteran Universitas Andalas dan Balai Penyidikan dan Pengujian Veteriner Wilayah II Baso di bawah pimpinan dan penanggungjawab dr Andani Eka Putra, dari 2.013 spesimen terperiksa (2.000 Lab Unand dan 13 Lab Baso Agam), terkonfirmasi tambahan tujuh orang tersebut,” katanya.

Kabar baiknya, sebutnya, positivity rate (PR) Sumbar hari ini adalah 1,48%. Yaitu persentase angka positif di bandingkan dengan angka jumlah yang diperiksa. “Masih terendah dan terbaik secara nasional. “Yang dinyatakan sembuh pria 39 tahun, warga Surau Gadang, pekerjaan TNI, terinfeksi karena pulang dari Surabaya 9 Juni 2020, pasien RSUD Rasidin Padang. Pria 47 tahun, warga Kuranji, pekerjaan Tukang, terinfeksi di Pasar Raya, pasien Dinkes Padang,” katanya. (r)