BERITA UTAMA

3 Petak Rumah Kontrakan di Nagari Baringin Membara

0
×

3 Petak Rumah Kontrakan di Nagari Baringin Membara

Sebarkan artikel ini

TANAHDATAR, METRO
Tiga unit rumah kontrakan di Jorong Malana Ponco, Nagari Baringin, Kecamatan Lima Kaum, Tanahdatar, ludes diamuk sijago merah, Selasa (14/7) sekira pukul 02.30 WIB. Walau tak menimbulkan korban jiwa, kebakaran itu membuat KK kehilangan harta benda dan tempat tinggal.

Wali Jorong Malana, Ponco Devi Yanti mengatakan, api yang membakar tiga unit rumah belum diketahui pasti asalnya. Diduga api bermula membesar dari arah dapur saat semua penghuni sedang tertidur. Diperkirakan, kerugian mencapai Rp 600 juta.

“Rumah yang terbakar merupakan milik Ermawati yang disewakan. Rumah itu dihuni tiga KK yang sehari-hari bekerja wiraswasta. Yang menempati rumah itu yaitu Mukhlis (65), Joni (53) keduanya berdagang sate dan upik (60) yang sehari-hari berjualan goreng “ kata Devi.

Baca Juga  Tergoda, Mamak Garap Kesucian Kemenakan

Sementara itu, salah seorang pengontrak, Mukhlis yang akrab disapa Ajo mengatakan, ia mengetahui terjadi kebakaran lantaran terbangun ketika ada bunyi kresek-kresek di atap, namun yang dilihat api sudah menjilat sebagian atap rumah. Karena pintu depan terkunci, akhirnya dirinya keluar dari pintu belakang dan berteriak-teriak membangun tetangga.

“Alhamdulillah badan bisa selamat, tapi harta benda yang di dalam rumah tidak ada yang bisa diselamatkan termasuk tetangga, surat-surat berharga dan benda-benda lainnya habis,” sebut Ajo yang mengaku belum tahu akan tinggal nanti malam.

Kebakaran yang meludeskan tiga petak rumah kontrakan itu ternyata membuat Wakil Bupati Tanah Datar Zuldafri Darma tergerak mendatangi lokasi. Kepada para korban, ia menyampaikan pesan agar tetap sabar dan tabah menghadapi musibah yang terjadi.

Baca Juga  Jelang Muktamar, Zarkasih Nur Minta Seluruh Kader PPP Jaga Kehormatan Partai

“Kita semua merasakan duka yang bapak dan ibu rasakan dengan kehilangan harta benda dalam waktu sekejap. Untuk itu jadikanlah musibah ini sebagai penambah keimanan dan keikhlasan kepada sang Khalik. Insya Allah ada hikmah di balik ini semua,” pesan Zuldafri Darma didampingi istri.

Zuldafri Darma menegaskan, pemerintah daerah memberikan bantuan tanggap darurat bencana berupa sembako, matras, terpal dan peralatan dapur, dan lainnya.

“Bantuan ini sebagai bentuk perhatian pemerintah daerah. Jika dinilai tidak seberapa nilainya, namun berharap ada bantuan berikutnya dari pemerintah daerah ataupun donatur lainnya,” sampainya. (ant)