PADANG, METRO–Sebagai seorang pengusaha sukses di bidang peternakan, Audy Joinaldy memang menjadi magnit untuk belajar banyak orang. Tak ketinggalan, para mahasiswa dan dosen dari Fakultas Peternakan Universitas Andalas (Faterna Unand) Padang. Minggu (12/7), mereka bersilaturahmi dengan Audy Joinaldi di kediaman Audy, Jalan A Yani, Padang Barat, Padang.
Banyak hal yang dibahas dalam pertemuan yang diikuti dua dosen, Dr Ir Yuliaty Shafan Nur MS, Dr Ir Arfa’i MS serta Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Faterna dan mahasiswa itu. Apalagi, Audy dikenal sebagai lulusan Fakultas Peternakan Institut Pertanian Bogor (IPB) angkatan 2001. Audy Joinaldy diminta sebagai pembicara di Seminar LKTI (Lomba Karya Tulis Ilmiah) yang diadakan oleh BEM Faterna Unand beberapa waktu mendatang.
Para mahasiswa juga membiarakan sejumlah hal teknis di bidang peternakan seperti pengembangan limbah serai wangi menjadi pakan ternak dengan PK 10,3% dan potensi plasma nutfah asli Sumatra Barat yaitu sapi pesisir selatan dan ayam kukuak balenggek untuk pemurniaan genetik sebagai produk unggulan di bidang peternakan.
“Mereka juga menanyakan awal mula Audy Joinaldy memulai bisnis. Sinergis antara pemerintah dan akademisi untuk pengembangan peternakan. Regulasi peternakan yang harus diperbaharui untuk menunjuang perkembangan peternakan di Sumbar serta kendala yang dihadapi untuk memulai bisnis, rata-rata permasalahan modal dan support dari government yang masih kurang,” kata Audy Joinaldy dalam relisnya.
Audy menjelaskan, bisnis bukan masalah modal, tetapi networking atau jaringan. “Semua harus pintar memanfaatkan peluang. Yang penting itu, hargai semua orang. Karena kita tak tahu kapan membutuhkan orang lain, dan orang lain juga tak tahu kapan butuh kita. Jadi, berbuat baiklah pada semua orang,” pesan Audy kepada mahasiswa.
DYuliaty Shafan dan Dr Arfa’i sangat berterima kasih karena diberikan kesempatan untuk bertemu dan berdialog langsung dengan Audy Joinaldy yang dikenal sebagai pengusaha di bidang peternakan di kawasan Indonesia Timur. “Terima kasih atas kesediaan pak Audy menerima kami dan berbagi pengalaman,” katanya. (rel)





