SOLOK, METRO
Pemerintah Kota (Pemko) Solok memberikan Bimbingan Teknis (Bimtek) bagi tim koordinasi Grand Design Pembangunan Kependudukan (GDPK). Bimtek melibatkan tenaga ahli dari Kota Padang. Menurut Walikota Solok Zul Elfian, variabel kependudukan atau demografi sangat penting dalam perencanaan pembangunan. Untuk itu perlu disusun dokumen GDPK sebagai road map (kerangka pikir) pengintegrasian variabel kependudukan dalam setiap program pembangunan daerah.
Salah satu tantangan dalam pembangunan kependudukan di Kota Solok yakni mengendalikan laju pertumbuhan penduduk. Terkendalinya laju pertumbuhan akan mendorong terwujudnya penduduk berkualitas dengan angka harapan hidup tinggi.
“Pekerjaan kita soal kependudukan kedepan tentu akan semakin rumit, tentunya butuh keseriusan bersama dalam mewujudkan masyarakat kota Solok yang lebih sejahtera,” kata Walikota Solok Zul Elfiansaat membuka Bimtek di Bappeda Kota Solok .
Dijelaskannya, dengan adanya penyusunan dokumen GDPK yang telah dilakukan, bisa menjadi salah satu acuan bagi pemerintah daerah dalam menentukan arah kebijakan pembangunan, sehingga dampaknya bisa dirasakan masyarakat.
Kami harapkan, dengan adanya Bimbingan Teknis (Bimtek) ini, bisa terwujud dokumen GDPK yang terukur dan terarah serta bisa dijadikan sebagai patokan kedepannya dalam pembangunan kota Solok ,” harapnya.
Keberhasilan dalam mewujudkan pertumbuhan penduduk yang seimbang dan berkualitas akan mendorong bergeraknya berbagai sektor pembangunan lainnya. Idealnya, GDPK harus terintegrasi dengan berbagai sektor.
Sementara itu, kepala dinas Pengendalian Penduduk dan KB Kota Solok , Ardinal, penyususunan GDPK merupakan bentuk pelaksanaan amanat Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 153 Tahun 2014. “Secara umum, tim koordinasi Pemerintah Kota Solok sudah melakukan penyusunan GDPK Tahun 2020, untuk itu diperlukan Bimbingan Teknis GDPK bagi tim sehingga dokumen Design yang dihasilkan lebih baik dan terarah,” ujarnya. (vko)





