SAWAHLUNTO, METRO
Ratusan guru yang terdiri dari guru tingkat SMP dan SMA se -Kota Sawahlunto akan dilaksanakan tes swab masal, sebagai bentuk keseriusan Pemko Sawahlunto dalam menghadapi PBM tatap muka dengan siswa, 13 Juli nanti.
Wali Kota Deri Asta dalam keterangannya kepada media mengatakan, bahwa dia mengintruksikan melalui Dinas Pendidikan untuk menginformasikan kepada 24 sekolah setingkat SMA dan SMP agar guru dan lingkungan civitas akademik termasuk TU (Tata Usaha) wajib mengikutinya.
“PCR swab ini dilaksanakan selama 2 hari yaitu mulai, Kamis (9/7) hingga Jumat (10/7) bertempat di BDTBT Sungai Durian. Dengan jumlah keseluruhan sebanyak 400 orang,” ujar Deri.
Katanya, diutamakan bagi para guru yang sehabis perjalanan dari luar kota yang termasuk zona orange dan zona kuning. Bila tidak mau melaksanakannya tentu ada sanksinya dan itu diserahkan kepada Dinas Pendidikan yang menaunginya.
Terkait hal tersebut Deri Asta menyampaikan mengenai biaya dari PCR Swab. “Selama ini kita sudah melaksanakan tes Swab sekitar 1300 orang umum dan 400 petugas objek wisata dan gugus tugas serta ditambah 400 orang guru dan TU -nya, semuanya kisaran 1700 yang sudah keluar hasilnya dan 400 guru ini menunggu hasilnya. Sebab Sawahlunto merupakan pilot project di Indonesia dan mengenai dana PCR SWAB kita berkerjasama dengan Propinsi, dan sampai sekarang dana tersebut masih mencukupi,” kata Deri.
Deri Asta berharap, dengan adanya tes Swab kepada para pengajar bisa memberikan kepercayaan kepada masyarakat Sawahlunto agar PBM tatap muka berjalan dengan baik. (cr2)














