PESSEL, METRO–Mendorong gairah dunia pariwisata Kabupaten Pesisir Selatan saat new normal, Mahasiswa UIN Imam Bonjol, Padang lakukan Expedisi Alam ke destinasi wisata alam Air Terjun Serasah Talang Lumpo. Selasa (7/7).
Air Terjun Serasah Talang Lumpo, berada di wilayah Kawasan Taman Nasional Kerinci Sebela barat, Nagari Limau Gadang Lumpo. Sebanyak 64 orang mahasiswa ikut dalam ekpedisi tersebut. Selain Mahasiswa UIN juga berasal dari Universitas Bung Hatta dan Universitas Negeri Padang.
Kepala Bidang Pengelolaan Taman Nasional Wilayah II Sumatera Barat Yunaidi, melalui Kasi PTN III Painan, Laskar Jaya Permana, mengatakan, bahwa destinasi wisata alam air terjun Serasah Talang Lumpo belum dibuka untuk umum dikarenakan masih minimnya sarana dan prasarana pendukung, untuk antisipasi permasalahan kegiatan expedisi mahasiswa ini didampingi langsung oleh Petugas dan Para Guide/ pemandu dari Kelompok Sadar Wisata WASTAM.
Dihadapan para peserta, Laskar Jaya menghimbau tetap kami himbau bagi yang mau berkunjung untuk mempergunakan Guide/ pemandu yang dibina oleh BBTNKS dan Dinas Pariwisata Pesisir Selatan.
”Air Terjun Serasah Talang Lumpo yang mempunyai tinggi 60 Meter hanya salah satu dari sekian banyak Air Terjun, dan potensi alam yang ada di Nagari Limau Gadang Lumpo,” terang nya.
Tujuan kegiatan adalah dalam rangka melihat potensi alam yang ada di Nagari Limau Gadang Lumpo salah satunya Air Terjun Serasah Talang Lumpo. Dan meyakinkan kepada masyarakat dan pihak lain bahwa saat new normal ini wisata alam adalah pilihan yang sangat aman, apalagi di Nagari ini telah tersedia juga atraksi tubing dan peralatan out door.
“Dengan adanya kegiatan ini kami berharap kepada pihak terkait khususnya pemerintahan nagari agar bisa mengembangkan potensi alamnya sebagai sumber ekonomi bagi masyarakat,” ungkapnya.
Menurut salah seorang Penggiat Ekowisata (Sdr. Rika Putra Abbas) Pesisir Selatan yang dampingi oleh Guide/ pemandu Kandar menyatakan, saat new normal jumlah pengunjung ke Nagari Limau Gadang Lumpo terjadi peningkatan yang sangat signifikan.
“ Kita, ajak dalam setiap kegiatan, kepada pengunjung diwajibkan mengikuti prokol kesehatan New Normal” ucap Rika.
Di sampaikan Rika, Nagari Limau Gadang Lumpo yang berjarak 10 KM dari Kota Painan sangat mudah diakses, buat para wisatawan.(rio)





