METRO PADANG

Tahun Ajaran Baru 13 Juli 2020, Padang belum Terapkan Belajar Tatap Muka

0
×

Tahun Ajaran Baru 13 Juli 2020, Padang belum Terapkan Belajar Tatap Muka

Sebarkan artikel ini

AIAPACAH, METRO–Pembelajaran tatap muka belum diterapkan saat ajaran baru tahun 2020/2021 di Padang. Tahun ajaran baru ini rencananya dimulai pada 13 Juli 2020 untuk siswa SD dan SMP di Kota Padang.

“Kota Padang masih zona orange, belum hijau, makanya bisa dipastikan tetap secara online,” ujar Wakil Wali Kota Padang, Hendri Septa.

Ia menambahkan, meskipun pembelajaran masih secara online, Dinas Pendidikan Kota Padang sudah menyiapkan sarana prasarana pembelajaran tatap muka. Dengan metode belajar empat jam di sekolah dengan satu shiftnya diikuti 50 persen peserta didik.
“Dengan metode empat jam belajar, satu shift 50 persen dari jumlah belajar. Kemudian, waktu belajarnya hanya dua jam, tiga hari dalam seminggu untuk SMP dan SD,” ungkapnya.

Ia menambahkan, untuk PAUD disiapkan skema pelajaran tatap muka dua kali dalam seminggu. “Ini sudah disiapkan cuma kita tidak berada pada zona yang ditetapkan sesuai arahannya,” tandasnya.

Sebelumnya, Gubernur Sumatera Barat Irwan Prayitno mengatakan, kebijakan terhadap proses belajar mengajar tahun ajaran 2020/20201 sepenuhnya diserahkan kepada wali kota dan bupati untuk mengambil kebijakan. Karena ini menyangkut kondisi daerah masing -masing yang masih dalam upaya penanganan covid-19.

“Atas nama Pemprov Sumbar, kita menyerahkan sepenuhnya keputusan untuk memulai proses belajar ditahun ajaran baru nanti. Sementara untuk SMA sederajat yang wewenang dari provinsi akan mengikuti keputusan yang diambil oleh wali kota dan bupati,” terangnya.

Irwan menambahkan, Pemprov Sumbar telah menyiapkan tiga skema untuk proses belajar pada 13 Juli 2020 nanti. Yakni, pembelajaran Tatap Muka, Tatap Maya dan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) Luring.

“Kepada wali kota dan bupati, silakan memilih dari tiga opsi tersebut. Namun sebelum melakukannya silakan lakukan kajian yang mendalam sebelum memulai proses belajar mengajar di erah kenormalan baru ini,” jelasnya. (tin)