METRO PADANG

Jaring OTG, 1.700 Orang bakal Diswab

0
×

Jaring OTG, 1.700 Orang bakal Diswab

Sebarkan artikel ini

AIAPACAH, METRO
Wali Kota Padang, Mahyeldi Ansharullah mengatakan, bahwa beberapa hari terakhir memang terjadi penurunan kasus Covid-19 yang signifikan di Kota Padang. Sementara warga yang sembuh dan sebelumnya dinyatakan positif pun terus terjadi peningkatan.

“Alhamdulillah, berkat dukungan semua pihak, sejauh ini kita juga cukup maksimal dalam melakukan ‘tracing’ dan begitu juga swab test kepada sebanyak 16.000 orang lebih di Kota Padang. Sebagaimana yang kita swab test itu 90 persen lebih merupakan berstatus Orang Tanpa Gejala (OTG),” ujar Mahyeldi saat mengisi materi sekaligus memberikan arahan dalam kegiatan Jumat Berseri yang digelar oleh Fakultas Teknologi Industri (FTI) Universitas Bung Hatta (UBH) secara virtual, Jumat (26/6).

Mahyeldi menambahkan, bahwa sudah banyak kelurahan di Kota Padang yang sebelumnya zona merah telah berhasil dihijaukan. Sementara dari 12 klaster penyebaran Covid-19, sebanyak 11 klaster telah berhasil diputus. Tinggal klaster Pasar Raya yang sekarang mulai terjadi penurunan.

Mahyeldi mengungkapkan, bahwa pihaknya saat ini akan lebih memaksimalkan upaya dengan melakukan swab ke setiap kelurahan. Tujuannya untuk memastikan para OTG.

Direncanakan sebanyak 1.700 orang akan diswab melalui Puskesmas terdekat di kelurahan setempat.

“Upaya ini akan memperjelas mana warga Kota Padang yang positif dan mana yang sehat. Bagi yang positif akan dikarantina serta dilakukan pengobatan lebih lanjut,” tandasnya.

Hasil Tes Swab ASN
Sementara itu, hasil swab Aparatul Sipil Negeri atau ASN Pemko Padang banyak yang negatif Covid-19. Mahyeldi mengatakan, dengan banyak hasil tes swab ASN yang negatif, menunjukan bahwa ASN Pemko Padang aman dari Covid-19.

“Alhamdulillah, dari yang diswab banyak yang negatif, seperti di rumah dinas saya, semua diswab, hasilnya negatif. Di Sekretariat Daerah juga diswab tenggorokan, nyata banyak yang negatif,” ujar Mahyeldi.

Mahyeldi menjelaskan, bahwa sudah lebih 16.000 orang di Padang yang sudah jalani swab tenggorokan. Swab tenggorokan ini dilakukan untuk memberi kepastian kondisi masyarakat Padang agar bisa memutus mata rantai penyebar Covid-19.

“Ini menunjukan ada keseriusan menutus mata rantai Covid-19. Banyak yang positif ini, jangan dilihat postif saja. Banyak positif ini artinya karena kita bekerja,” ungkapnya. (tin)