BERITA UTAMA

Tertangkap, Maling Diarak Keliling Kompleks

0
×

Tertangkap, Maling Diarak Keliling Kompleks

Sebarkan artikel ini

Seorang pencuri spesialis rumah kos tertangkap warga di Air Tawar Timur, Padang Utara kemarin. Rekannya kabur, sementara sang pencuri yang tertangkap diarak warga keliling kompleks.
PADANG, METRO–Maling apes di RW 001, Kelurahan Air Tawar Timur, Padang Utara, Minggu (6/11) pukul 03.30 WIB. Saat beraksi di salah satu rumah kos, dia tertangkap basah pemuda setempat yang sedang ronda.
Alhasil, Renaldo alias Edo (20) yang bekerja sebagai nelayan di Pasir Parupuk Tabing, Kototangah ini pun jadi bulan-bulanan warga yang geram dengan ulahnya. Sementara rekannya berinisial JS (25) melarikan diri menggunakan sepeda motor Yamaha Mio warna putih tanpa pelat nomor.
Selain dipukuli, pelaku diarak keliling kompleks untuk memberikan efek jera. Di dada pelaku dipasangkan selembar kertas yang bertuliskan “maling”. Sepatu hasil curian juga dikalungkan di leher pelaku, sehingga membuat pelaku malu dan hanya bisa menundukkan kepalanya. Warga juga menyoraki pelaku.
Aksi pencurian itu berawal saat pelaku bersama rekannya datang ke kompleks perumahan warga dengan menggunakan sepeda motor. Setiba di salah satu rumah warga, Renaldo masuk ke pekarangan rumah warga mengambil sepatu dan baju pemilik rumah. Sementara JS menunggu di motor.
Namun, pemuda setempat mengetahui aksi pelaku. Bersembunyi di sekitar lokasi, menunggu pelaku beraksi. Setelah pelaku berhasil mendapatkan sepatu dan baju milik penghuni rumah dan hendak melompati keluar pagar rumah, warga langsung memergokinya. Pelaku yang masih di dalam pekarangan rumah tidak bisa berbuat apa-apa lagi. Sementara rekannya AB langsung tancap gas.
Tokoh masyarakat Air Tawar Timur Sungkono Guntur Susilo mengatakan, mendengar adanya keributan, ia langsung keluar rumah. Ternyata warga yang ronda menangkap basah pencuri. ”Pemuda di sini memang telah mengintip gerak-gerik pelaku,” ujar Guntur yang dinas di Denpom 1/4 Padang.
Guntur menambahkan, di kompleks itu memang marak terjadi aksi pencurian, dan sejak seminggu belakangan, warga setempat sepakat untuk melaksanakan ronda secara rutin. “Saya berusaha menenangkan warga, dan mengamankan. Pelaku diserahkan ke Polsek Padang Utara,” ungkap Guntur.
Sementara itu, pelaku Edo menceritakan, sebelum melakukan aksinya, ia bersama temannya mengelilingi daerah Pondok, Padang Selatan. Saat hendak pulang ke arah Tabing, tiba-tiba temannya membelokkan sepeda motornya ke Tunggul Hitam untuk menggambar rumah yang akan dicuri.
”Saya melihat sepatu di pekarangan dan baju yang digantung di rumah kos. Saya bertugas mengambilnya. Saya berencana masuk ke dalam kamar kos untuk mencuri barang lainnya. Sedangkan teman saya menunggu di sepeda motor untuk memudahkan kami kabur jika ketahuan. Tapi saya tertangkap, teman saya kabur,” kata Edo.
Edo mengungkapkan, ia bersama temannya sudah beberapa kali melakukan pencurian. Umumnya yang menjadi target adalah rumah kos. Apa saja barang yang dicuri, ia mengaku mengambil apapun yang bisa dijual kembali seperti handphone dan barang elektronik. “Setelah mendapatkan barang, kami menjualnya. Uangnya dipakai untuk foya-foya. Saya sangat menyesal,” ungkapnya.
Kapolresta Padang, Kombes Pol Chairul Aziz melalui Kapolsek Padang Utara Kompol Albert Zai mengatakan, pihaknya telah mengamankan pelaku yang diduga melakukan pencurian. Pelaku diantarkan warga kompleks yang mendapati pelaku beraksi di salah satu kos.
”Saat ini pelaku masih kita lakukan pemeriksaan intensif. Dari hasil pemeriksaan, pelaku mengakui baru tiga TKP di kompleks tersebut mencuri handphone dan tidak menutup kemungkinan masih ada TKP lainnya. Barang bukti yang kita amankan baju dan sepatu. Saat ini kita juga masih memburu rekannya yang kabur,” pungkasnya. (rg)