METRO SUMBAR

Tanjung Sani jadi Lokasi Studi Komparatif BPBD

1
×

Tanjung Sani jadi Lokasi Studi Komparatif BPBD

Sebarkan artikel ini

AGAM, METRO
Sebanyak 20 orang rombongan berasal dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bukittinggi, Lurah Sapiran Kecamatan ABTB dan relawan KBLK (Ketahanan Bencana Lingkungan Kelurahan) Sapiran Kota Bukittinggi melakukan studi komparatif ke Nagari Tanjung Sani, Kecamatan Tanjung Raya, Agam, Jumat (19/6).

Studi komparatif ini dalam Bimbingan Teknis (Bimtek) Pengelolaan Data Informasi Bencana tingkat Kelurahan yang diadakan BPBD Kota Bukittinggi. Rombongan disambut langsung Camat Tanjung Raya, Handria Asmi didampingi Kasi Kedaruratan BPBD Agam, Ismar Budi Septa, Forkopimca, unsur Kecamatan, dan unsur Nagari.

Baca Juga  Panji Yosrisal Paslon Pertama yang Dapat SK DPP

Camat Tanjung Raya, Handria Asmi menyambut baik kunjungan yang dilakukan Pemko Bukittinggi di Kecamatan Tanjung Raya sebagai lokasi studi komparatif. Menurutnya, kegiatan itu juga jadi ajang saling tukar informasi dalam penanggulangan bencana di wilayahnya.

“Studi komparatif ini juga sebagai ajang saling tukar informasi dalam penanggulangan bencana sekaligus berdiskusi tentang cepat tanggapnya Tanjung Sani dalam penanganan saat bencana. Baik dari sisi manajemen informasi, sistim koordinasi dan kearifan lokal masyarakat dalam menghadapi bencana,” jelas Handria.

Baca Juga  Jika Tak Penuhi Tuntutan oleh PT TKA, Ribuan Warga Na­gari Alahan Nan Tigo dan Nagari Lubuk Besar, Kecamatan Asam Jujuhan, Ka­bupaten Dharmasraya Tolak Perpanjangan HGU

Ditambahkan Handria Asmi, Nagari Tanjung Sani selama ini telah menerapkan percepatan penanganan bencana termasuk kesiapsiagaan masyarakat, petugas, dan manajemen bencana yang terintegrasi. “Sesuai dengan arahan Bupati Agam, percepatan penanganan bencana di Nagari Tanjung Sani selama ini sudah dilaksanakan secara terintegrasi, mencakup kesiapsiagaan masyarakat, petugas, dan manajemen bencana,” tambah Handria.

Pantauan di lapangan kegiatan studi komparatif Bimteks Pengelolaan Data dan Informasi Bencana tetap dilaksanakan sesuai protokol penanganan Covid-19 dengan selalu jaga jarak, pakai masker dan cuci tangan.(pry)