SOLOK/SOLSEL

Pelayanan Puskesmas Tanah Garam Terancam Ditutup

0
×

Pelayanan Puskesmas Tanah Garam Terancam Ditutup

Sebarkan artikel ini

SOLOK, METRO
Adanya penambahan satu kasus baru Covid- 19 di Kota Solok pasca terkonfirmasinya salah seorang warga berinisial “SP” (21) yang terpapar positif virus corona, sejumlah langkah tegas di ambil Pemko Solok. Selain menutup layanan kesehatan di Puskesmas Tanah Garam untuk sementara waktu, tindakan tracking dan tracing juga dilakukan terhadap sejumlah warga yang memiliki kontak erat dengan pasien positif 02 Covid-19 Kota Solok tersebut.

Penutupan layanan kesehatan di Puskesmas Tanah Garam untuk sementara waktu dilakukan lantaran pasien sebelumnya pernah berobat disana. Dan tim gugus tugas juga melakukan karantina terhadap keluarga pasien yang dilakukan sementara waktu di posko penanganan Covid-19 kota Solok di Banda Panduang.

“Karantina juga dilakukan terhadap sejumlah petugas di Puskesmas Tanah Garam tempat awal pasien berobat, sementara waktu Puskesmas Tanah Garam ditutup,” ujar Kabag Prokom Kota Solok, Nurzal Gustim. Penutupan sementara dilakukan untuk menghindari penyebaran virus. Petugas yang sempat kontak dengan pasien juga diisolasi untuk nantinya dilakukan pengambilan sampel swab.

“Kita tunggu hasilnya, kalau negatif, maka Puskesmas Tanah Garam dan toko tempat pasien bekerja akan kembali dibuka namun jika sebaliknya akan dilakukan tindakan selanjutnya sesuai dengan protokol penanganan Covid-19,” tambahnya.

Selain itu tim gugus tugas Kota Solok juga melakukan penyemprotan desinfektan terhadap sejumlah lokasi yang kontak erat dengan pasien, seperti rumah, tempat kerja serta puskesmas Tanah Garam. Terhadap lingkungan tempat tinggal pasien, tim gugus tugas kelurahan juga telah ditempatkan untuk menjaga kediaman pasien serta mengawasi tetangga pasien untuk melakukan isolasi secara mandiri.

Sebelum dinyatakan positif, “SP” (21) yang bekerja sebagai karyawan di salah satu toko kain di Pasar Raya Solok sempat berobat ke Puskesmas Tanah Garam dengan keluhan batuk pilek.

Oleh petugas, yang bersangkutan dirujuk untuk menjalani tes swab di Posko Covid-19 Banda Panduang dan setelah melalui uji laboratorium, yang bersangkutan dinyatakan positif. SP tercatat sebagai pasien positif Covid-19 ke dua di kota Solok.

Dari catatan tim gugus tugas penanganan Covid-19 Kota Solok, terhadap pasien positif 02 kota Solok itu, tidak memiliki catatan atau riwayat melakukan perjalanan dari luar daerah atau dari daerah terjangkit.

Dijelaskannya, dari hasil tracing sementara yang dilakukan oleh tim gugus tugas penanganan Covid-19 kota Solok, didapatkan 8 orang yang memiliki riwayat kontak erat dengan pasien positif 02 asal Kota Solok. Dirincikannya, ke depalapan kontak erat yang akan menjalani swab diantaranya 2 orang rekan kerja, 1 orang bos tempat bekerja, 2 orang keluarga dan 3 orang tenaga kesehatan di Puskesmas Tanah Garam.

Untuk saat ini, keluarga padien yakni Ibu dan adiknya di karantina di posko penanganan Covid-19 di Banda Panduang kota Solok. Sementara itu, 6 orang kontak erat lainnya menjalani isolasi mandiri, termasuk tetangga pasien. (vko)