PADANGPANJANG, METRO–Diduga terlilit konflik rumah tangga yang tidak kunjung selesai, Indra Rakasiwi (46), warga Kelurahan Koto Panjang, Padangpanjang Timur nekat bunuh diri. Dia ditemukan tewas gantung diri di warung kosong di depan kediamannya, Sabtu (29/10) sekitar pukul 16.00 WIB oleh keluarganya.
Mendapat kabar buruk itu, warga setempat langsung menuju lokasi kejadian untuk menyaksikan. Setelah mengetahui kejadian, warga langsung melapor ke polisi, agar korban yang kerap dipanggil Mak In itu dievakuasi.
”Kami kaget dan menuju ke lokasi. Kami mendapati Mak In sudah kaku tergantung menggunakan tali. Setelah polisi datang, mayat langsung diturunkan dan dibawa ke rumahnya,” ujar salah seorang warga, Al (40).
Sebelum korban nekat gantung diri, sebut Al, selain menderita sakit stroke berat, belakangan, isu yang beredar, korban juga sering cekcok di rumah tangga. Diduga korban memiliki persoalan dalam keluarga yang belum terpecahkan.
”Sosok beliau cukup dikenal baik warga setempat. Selain menyupir, terkadang beliau juga mengojek untuk mencari tambahan,” sebutnya.
Kapolres padangpanjang AKBP Cepi Noval menyebut, korban diduga telah merenggut nyawa sendiri dengan mengantung dirinya dengan tali di dalam warung kosong. Hal itu didapat setelah melakukan identifikasi dan olah tempat kejadian perkara oleh Satreskrim Polres Padangpanjang.
”Korban ditemukan keluarga dalam kondisi tergantung ke kayu langit-langit warung. Setelah tali diikat, korban juga melilitkan tali ke leher dan menjatuhkan diri, hingga meninggal di lokasi,” ujar Cepi Noval.
Selain olah TKP, pemeriksaan mayat juga dilakukan tim medis untuk mendeteksi indikasi adanya tanda tanda kekerasan sebelum korban gantung diri. “Untuk mendapatkan kesimpulan pasti, pihak kepolisian menunggu hasil visum et repertum (VET) dari tim medis,” tutur Cepi. (a)





