BERITA UTAMA

Lagi Tunggu Pembeli, Bandar Sabu Digerebek

0
×

Lagi Tunggu Pembeli, Bandar Sabu Digerebek

Sebarkan artikel ini

SOLOK, METRO
Sebulan lebih dilakukan pengintaian, soerang pria yang berperan sebagai bandar sekaligus pengedar sabu diringkus Tim Opsnal Satresnarkoba Polres Solok Arosuka saat menunggu pembeli di kediamannya di Nagari Alahan Panjang, Kabupaten Solok, Selasa (16/6).

Ketika petugas menggerebek kediamannya, pelaku RN (34) tak bisa berbuat banyak dan hanya bisa pasrah ditangkap. Setelah itu, petugas melakukan penggeledahan dan menemukan barang bukti narkotika sabu sebanyak 23 paket sabu berbagai ukuran mulai paket kecil hingga paket sedang.

Kapolres Solok Arosuka, AKBP Azhar Nugroho mengatakan, pelaku sudah menjadi target sejak sebulan belakangan. Pelaku memang diduga kuat sebagai bandar sekaligus pengedar yang memiliki jaringan. Ketika didapat informasi pelaku menyimpan dan memiliki sabu, langsung dilakukan penggerebekan.

“Tidak ada upaya perlawanan dari pelaku ketika kita melakukan penggerebekan di rumahnya. Di rumah pelaku, kita temukan 23 paket sabu yang sudah diracik pelaku menjadi paket sedang dan paket kecil sehingga siap untuk dijual,” kata AKBP Azhar Nugroho.

AKBP Azhar Nugroho merincikan, dari 23 paket sabu, dua paket dengan nilai jual masing-masing Rp 3 Juta. Kemudian paket dengan harga jual Rp 1,3 juta dan satu paket sedang senilai Rp 700 ribu. Selanjutnya, tiga paket kecil masing-masingnya seharga Rp 350 ribu dan pecahan lima paket kecil dengan harga per paket Rp 150 ribu.

“Selain barang bukti Sabu, petugas kita juga mengamankan satu paket alat hisab (bong) lengkap dan satu unit timbangan. Timbangan itu digunakan untuk menakar berat sabu yang akan dijadikan menjadi paket-paket kecil. Jadi pelaku ini membeli paket ukuran besar, kemudian meraciknya menjadi paket-paket siap jual,” tambahnya.

AKBP Azhar Nugroho menjelaskan, diduga pelaku juga memiliki banyak jaringan untuk memasarkan sabu tersebut. Saat ini, pihaknya masih terus mendalami dengan menginterogasi pelaku untuk mengungkap siapa saja yang terlibat.

“Pelaku memang pemain besar dan sangat lihai menjalankan bisnis haram tersebut. Kita akan lacak siapa saja yang ikut bermain dengan pelaku,” pungkasnya. (vko)