PAYAKUMBUH/50 KOTA

Putus Mata Rantai Virus Corona, Pemko Bangun Kampung Tangguh

0
×

Putus Mata Rantai Virus Corona, Pemko Bangun Kampung Tangguh

Sebarkan artikel ini

POLIKO, METRO
Pemko Payakumbuh tengah menyiapkan kampung tangguh di tengah penerapan New Normal. Badai Covid-19, diestimasi para ahli masih akan berjalan panjang. Warga di kampung tangguh, bergotong royong membantu memutus mata rantai Covid-19 di kelurahan setempat.

Wali Kota H. Riza Falepi bersama Sekdako H. Rida Ananda di Balaikota Payakumbuh, menginformasikan, Selasa (9/6), untuk sementara, ada tiga kelurahan di tiga kecamatan yang didorong untuk membentuk kampung tangguh.

Ketiga kelurahan itu, Limbukan di Kecamatan Payakumbuh Selatan dan Payobasung di Kecamatan Payakumbuh Timur. Kemudian, gabungan Kelurahan Kotopanjang Padang dan Kotopanjang Dalam di Kecamatan Latina.

Baca Juga  Bupati Serahkan Bantuan untuk Korban Tanah Longsor

Di dampingi Kapolres AKBP Dony Setiawan, yang ikut mendorong berdirinya kampung tangguh, walikota mengatakan, meski baru tiga kelurahan, tapi pemko tetap mendorong camat mampu lebih banyak membentuk kampung tangguh tersebut.

Dikatakan, kampung tangguh adalah kemandirian warga setempat dalam usaha pencegahan dan penanganan Covid-19. Warga setempat dengan semangat gotong royongnya, ikut berperan serta dalam membantu warga yang terpapar Covid-19.

Malahan, di kelurahan setempat, disiapkan tempat isolasi mandiri yang kebutuhannya ditanggung sendiri warga setempat.

Tidak sebatas pencegahan Covid-19, tapi lurah bersama warga di kampung tangguh, juga membangun hal-hal yang positif di kelurahan mereka. Misalnya, mengajak warga membangun gerakan Kawasan Rumah Pangan Lestari (KRPL).

Baca Juga  Tidak Hanya Bawaslu, Masyarakat Ikut Menentukan Kualitas dan Hasil Pemilu

Setiap KK di halaman rumahnya mampu bercocok tanam, meski dengan polyback. Atau membuat kolam ikan dari terpal.

Dampak dari kegiatan KRPL, dalam situasi terpapar Covid-19, masyarakat tidak perlu cemas, berakibat kepada ekonomi. Karena, ketersediaan pangannya sudah tersedia, lewat hasil kegiatan KRPL.”Sekurang-kurangnya, warga punya sayur dan cabe di halaman rumahnya,” jelas walikota.

“Kehidupan masyarakat di kampung tangguh, terpelihara semangat saling membantu, sharing informasi dalam berbagai hal dan mampu meningkatkan kepedulian menjaga kamtibmas di kelurahan setempat,” simpul walikota. Rapat pembentukan kampung tangguh di balaikota, Selasa (9/6). (us)