METRO PADANG

Pondok Baremoh Eksis lagi, Enam Pasangan Remaja Digerebek

0
×

Pondok Baremoh Eksis lagi, Enam Pasangan Remaja Digerebek

Sebarkan artikel ini

Petugas Pol PP Padang menggiring seorang perempuan muda yang diduga tengah berduaan dengan pasangan nonmuhrimnya di pondok baremoh kawasan Bukit Lampu, Gates, Lubeg, Kamis (13/10) malam.
BUKITLAMPU, METRO–Aktivitas mesum di kawasan Bukik Lampu, Kelurahan Gates, Lubukbegalung seperti tak ada habisnya. Saat pemko sibuk membenahi Pantai Padang, kawasan itu seperti terlupakan. Tak heran, warga yang resah, meminta Pol PP untuk kembali menertibkan kawasan yang menjadi primadona bagi pasangan muda-mudi, nonmurhim itu. Hasilnya, enam pasangan mesum ditangkap, Kamis (13/10) malam.
Awalnya, Plt Kepala Satpol PP Padang, Eddy Asri memimpin operasi penertiban terhadap pondok baremoh. Berawal pada pukul 18.00 WIB tujuan ke Bukit Lampu dari Mako Pol PP di Jalan Tan Malaka. Sekitar setengah jam di perjalanan, personel Pol PP sampai di lokasi.
Hasilnya, semua pemilik warung baremoh ternyata sudah mengetahui kedatangan petugas dan warung mereka sudah tutup. Kekecewaan Eddy Asri terlihat dari wajahnya. ”Barusan ada masyarakat menelepon saya, ada pondok baremoh buka. Namun saat di lapangan kami tak menemukan,” ungkapnya.
Dengan kekecewaan, personel diarahkan untuk balik kanan menuju Mako Pol PP. Tidak lama keluar dari kawasan Bukit Lampu, ternyata personel kembali lagi lagi. Dan didapat enam pasangan remaja yang bermadu kasih di Bukit Lampu. Mereka tak bisa mengelak, karena sudah dikepung petugas.
Keenam pasang remaja ini diamankan ke Mako Satpol PP untuk dilakukan pembinaan. Dipastikan, sampai ada keluarga yang datang sebagai penjamin, maka mereka baru akan diperbolehkan pulang. Aksi ini, meyakinkan petugas, akalu pondok baremoh eksis lagi dan membahayakan warga.
Eddy Asri menyebut, strategi pura-pura pulang memang dilakukan dalam razia kali ini. ”Kita menukar cara bertindak. Seakan-akan kita sudah pulang, namun di perjalanan kita balik kanan lagi ke lokasi untuk memastikan. Ternyata beberapa warung ada yang buka, karena beranggapan kita tidak akan kembali lagi,” katanya.
Menurut Edy, Bukit Lampu tempat yang paling sering ditertibkan. Pengunjungnya pun berganti-ganti yang ditertibkan. Kepada pedagang, dia menyebut telah berupaya melakukannya dengan cara preventif dan humanis terhadap pemilik warung baremoh beberapa hari ini.
”Malah anggotapun sudah memberikan surat teguran dan imbauan untuk tidak membuka atau memfasilitasi masyarakat untuk berbuat maksiat di lokasi Bukit Lampu ini. Pondok baremoh ini juga sudah pernah dibongkar dan dibakar oleh masyarakat. Namun pemilik masih juga mendirikan tempat baremoh ini,” katanya.
Dia berharap, semua personel Satpol PP yang bertugas agar selalu bisa melakukan penertiban terhadap pengunjung yang berda di Pondok baremoh Bukit Lampu. ”Karena pemilik sudah tidak mengindahkan surat teguran dan himbauan Pemerintah Kota Padang,” katanya. (cr2)