PDGPARIAMAN, METRO
Inspektorat Padangpariaman, kemarin, meninjau pelaksanaan pengerjaan pembangunan jembatan Sikabu Kayu Gadang, Kecamatan Lubuk Alung. Peninjauan lapangan sebagai tindaklanjut pendampingan aparat pengawasan internal pemerintah dalam pendampingan kegiatan infrastruktur.
Inspektur Padangpariaman Hendra Aswara langsung memimpin rapat bersama pelaksana, pengawas, Dinas PUPR, BPBD dan tim probity audit dari Inspektorat. “Alhamdulillah, berdasarkan laporan konsultan pengawas saat ini pembangunan jembatan Sikabu sedang proses pengeboran dan pembongkaran jembatan yang lama. Kita apresiasi progress hingga saat ini,” kata Hendra kemarin.
Hendra juga mengingatkan bahwa proses pembangunan dimasa pendemi covid-19 harus sesuai protocol kesehatan. Artinya, akses keluar masuk masyarakat ke lokasi proyek harus dibatasi dan seluruh pekerja wajib pakai masker.
Jembatan Sikabu Lubuk Alung, lanjut Hendra, sangat vital bagi masyarakat, dimana merupakan akses masuk ke Stadion Utama sebagai lokasi pembukaan MTQ Nasional pada akhir tahun ini.
Dukungan seluruh stakeholders dan masyarakat sangat menentukan kelancaran pembangunan yang ditargetkan selesai pada bulan November mendatang. “Insha Allah, kami bersama OPD terkait setiap kamis meninjau lokasi pembangunan dan melihat progress pelaksanaan,” katanya.
Sementara Kabid Rehabilitasi dan Rekonstruksi BPBD Yendri mengatakan pembangunan jembatan Sikabu bersumber dari dana hibah BNPB sebesar Rp 25 miliar. Yendri berharap rekomendasi rapat bersama Inspektorat dapat dijalankan oleh seluruh pihak terkait. (efa)















