SOLOK/SOLSEL

Enam Warga Dihadang Inyiek Balang Akhirnya Selamat Dievakuasi Petugas

0
×

Enam Warga Dihadang Inyiek Balang Akhirnya Selamat Dievakuasi Petugas

Sebarkan artikel ini

SOLOK, METRO
Enam warga yang sempat terjebak di dalam hutan akibat dihadang harimau, akhirnya dievakuasi petugas. Keenam warga tersebut terpaksa bertahan di atas pohon untuk menghindari serangan binatang buas inyiek balang tersebut.

Enam orang itu tercatat sebagai warga Nagari Gantung Ciri, Kecamatan Kubung, Kabupaten Solok. Mereka terjebak di hutan ladang masyarakat sekitar di kawasan Rimbo Singo-Singo, Jorong Baringin, Nagari Gantung Ciri.

Dari keterangan Kepala Satpol PP dan Damkar Kabupaten Solok, Efriadi yang ikut dalam proses evakuasi mengatakan, memang ada sekitar tiga Harimau Sumatera berkeliaran di sekitar ladang warga tersebut. Warga yang tengah berladang, Kamis (14/5) sore kaget ketika melihat tiga ekor harimau yang tengah berkeliaran di sekitar ladang mereka.

Untuk menghindari serangan binatang buas itu. empat orang petani terjebak di atas pohon dan dua lainnya terjebak di dalam pondok. “Warga tersebut akhirnya bisa dievakuasi menjelang malam dalam keadaan selamat,” ujar Efriadi.

Awalnya, enam warga tersebut tengah berladang di kawasan hutan Singo- Singo yang memang kawasan perladangan masyarakat setempat. Namun, menjelang sore hari ketika petani itu hendak pulang, tiba-tiba tiga ekor Harimau tampak berkeliaran di kawasan ladang tersebut.

Untuk menyelamatkan diri, enam petani mencoba memanjat pohon dan berlindung didalam pondok. Keenam warga tersebut Cimul (35), Alex (35), Yuh (37), Rulek alias Celuk (25), Hanif alias Dukun (30) dan Aipda Riko Saputra yang juga Kanit Buser Polres Solok.

Sekitar pukul 15.00 WIB, Alex meneelpon kepada orang tuanya dan  mengatakan bahwa mereka terkurung dan berada di atas pohon. “Mereka tidak bisa pulang karena dihadang tiga ekor harimau. Dua ekor harimau dewasa dan satu ekor anaknya,” ujar nya.

Mendapat informasi tersebut, Aipda Riko Saputra yang juga pemilik ladang berangkat ke lokasi ladang ditemani Hanif Dukun, dengan tujuan untuk menjemput ke empat warga tersebut.

Sebelum sampai ke lokasi Riko Saputra mencoba melepaskan mercon untuk mengusir kawanan harimau tersebut. Kemudian dibantu tim gabungan yang terdiri dari Kasatpol PP Damkar, personel Polsek Kubung, Sabhara Polres Solok, Danramil Kubung dan masyarakat akhirnya keenam warga berhasil dievakuasi. (vko)