SOLOK/SOLSEL

Pemkab Salurkan Rp. 420 Juta untuk 21 Masjid

0
×

Pemkab Salurkan Rp. 420 Juta untuk 21 Masjid

Sebarkan artikel ini

Pemerintah Kabupaten Solsel menyerahkan bantuan dana hibah kepada pengurus mesjid. Bantuan itu merupakan bantuan yang diberikan kepada 21 masjid di kabupaten itu, dimana awalnya bantuan itu diserahkan ketika Tim Sadari Ramadhan. Namun karena ada virus Covid-19, maka pemberian tanpa dikunjungi.

Bantuan ini diserahkan secara simbolis Plt Bupati Solsel H Abdul Rahman kepada 7 pengurus masjid perwakilan dari masing-masing kecamatan yang ada di kabupaten itu diruang kerjanya. “Semoga bantuan hibah ini dapat dimanfaatkan untuk kemaslahatan mesjid, pemanfaatan untuk pembangunan mesjid dan lainnya yang dibutuhkan,”ujar Rahman. Rahman mengharapkan, melalui bantuan dana hibah ini dapat memberi manfaat untuk pembangunan masjid, bisa juga dimanfaatkan untuk lainnya demi kemajuan masjid tersebut.

Baca Juga  Investor Jepang Kepincut dengan Potensi Alam Kabupaten Solok

 Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Sekretariat Daerah Pemkab Solsel, Zuardi menambahkan, bantuan hibah masjid tahun ini berjumlah Rp20 juta untuk satu masjid, dimana rencananya bantuan ini diserahkan saat tim safari Ramadhan.

Namun karena situasi dan kondisi yang terjadi akibat virus Covid-19, maka pelaksanaannya tidak bisa dilaksanakan, maka mesjid yang sudah dijadwalkan menerima dana hibah itu diminta untuk menjemput langsung ke Kantor Bupati.  “Ada 21 mesjid penerima, masing-masing kecamatan ada tiga masjid yang mendapatkan hibah, jadi tahun ini ada 21 masjid yang menerima hibah,” kata Rahman.

Baca Juga  Pasangan Independen Solsel Serahkan Dukungan ke KPU

 Ia menyebutkan, karena sifatnya hibah, jadi tiap tahun masjid yang mendapatkan bantuan berbeda-beda, dimana masjid yang akan menerima merupakan usulan dari kecamatan, dan tentunya tidak menerima ditagih sebelumnya.“Mesjid penerima, tiap tahun berbeda-beda, sesuai usulan dari kecamatan. Biasanya diserahkan oleh tim safari Ramadhan, namun karena Covid-19, tahun ini tidak ada tim yang berkunjung. Semoga hal ini cepat berlalu dan tahun depan bisa kembali dilakukan silahturahmi pemerintah daerah dengan masyarakat melalui tim safari Ramadhan,” ujar Rahman. (afr)