BERITA UTAMA

Positif Covid-19 di Sumbar Melonjak Bertambah 20 dan Meninggal 1

0
×

Positif Covid-19 di Sumbar Melonjak Bertambah 20 dan Meninggal 1

Sebarkan artikel ini

PADANG, METRO
Kasus positif virus corona (Covid-19) di Sumatera Barat terus mengalami lonjakan. Selasa (12/5) hingga pukul 15.00 WIB, teradi penambahan 20 orang warga yang terkonfirmasi positif Covid-19, se hingga total sudah mencapai 319 orang. Kabar baiknya, ada penambahan tiga orang yang dinyatakan sembuh, sedangkan kabar dukanya satu orang meninggal dunia.

Juru Bicara Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Sumbar, Jasman Rizal mengatakan, penambahan pasien positif terinfeksi Covid-19 total 20 orang, yaitu dari Kota Padang 12 orang, Tanah Datar 2 orang, Solok Selatan 2 orang, Dharmasraya 1 orang, Bukittinggi 2 orang dan dari Pesisir Selatan 1 orang. (Rinciannya Lihat Bok, Data Warga Sumbar Terkonfirmasi Positif COVID-19).

“Dengan demikian total yang telah dinyatakan positif terinfeksi covid-19 di Sumbar 319 orang, dengan rincian 136 orang dirawat di berbagai Rumah Sakit, isolasi daerah 48 orang, Bapelkes 14 orang dan di BPSDM 33 orang, meninggal dunia 18 orang dan sembuh 70 orang,” kata Jasman.

Baca Juga  Polling Institute: Dukungan Prabowo-Gibran dari Anak Muda Makin Moncer

Total Orang Dalam Pemantauan (ODP) sebanyak 8.791 orang. Proses pemantauan 251 orang, dengan rincian karantina Pemda 58 orang dan 193 orang isolasi mandiri. Selesai pemantauan 8.540 orang. Pasien Dalam Pengawasan (PDP) sebanyak 616 orang.

Dari 616 PDP tersebut, 69 orang masih dirawat di berbagai rumah sakit rujukan sambil menunggu hasil lab. Dinyatakan negatif, pulang dan sehat sebanyak 547 orang. Pasien sembuh sebanyak 3 orang dan pasien meninggal warga Lubuak Minturun, pekerjaan Wiraswasta, pasien RSUD Dr Achmad Mochtar Bukittinggi.

Jasman menuturkan, dalam kondisi ini semua pihak harus optimis bahwa corona akan berlalu. Dan yang paling penting saat ini adalah kepatuhan terhadap imbauan-imbauan pemerintah terkait protokol Covid-19. Ditertibkannya kerumunan yang dibuat oleh masyarakat, misalnya, seperti kegiatan kumpul-kumpul, dimaksudkan adalah untuk mengantisipasi penyebaran virus dan demi keselamatan masyarakat sendiri.

Baca Juga  Ormas Islam Sudah Datangi TeeboxPemilik Mengaku Sedang Sakit

“Sama halnya dengan imbauan untuk menggunakan masker, menahan diri di rumah jika tidak ada hal penting yang perlu dilakukan di luar rumah, dan lainnya, ditujukan untuk antisipasi penyebaran penyakit. Pemerintah dalam hal ini berupaya untuk bisa menekan laju penyebaran virus corona baru penyebab penyakit Covid-19,” sebut Jasman.

Jasman juga mengajak untuk mendoakan para pasien, agar diberi kesembuhan oleh Allah. ”Mari Kita berdoa, agar mereka yang terjangkit diberi kesembuhan oleh Allah, dan agar wabah penyakit ini segera berlalu, sehingga kita semua bisa kembali menjalani hari dan beraktivitas seperti biasa saat wabah ini belum menyerang banyak sendi kehidupan di masyarakat,” sebutnya. (rel)