Pandemi covid-19 telah merubah banyak sistem. Salah satunya sistem pelaksanaan pesantren ramadhan yang telah belasan kali diadakan oleh Pemko Padang. Di tengah covid ini, pelaksanaan pesantren ramadhan dengan sistem online atau during tetap berjalan maksimal dan efektif.
“Alhamdulillah, pesantren ramadhan berjalan lancar. Cara ini adalah alternatif yang sangat hebat dan kreatif. Karena di tengah pandemi corona, siswa kita tetap bisa belajar,” sebut salah seorang pemateri pesantren ramadhan di SD Air Tawar Timur, Imran S.Pdi kepada media ini.
Menurut Imran, anak-anak bisa mendapatkan materi lengkap. Mereka bisa menonton di Padang TV, mendengarkan dari siaran radio RRI, melalui What Up. Bahkan bagi mereka yang tak memiliki TV, Radio dan HP, guru sendiri yang mengantarkan materinya sampai ke rumah siswa. “Saya rasa sistem ini sangat efektif dan kreatif,” tandasnya. Sementara itu, walikota Padang, Mahyeldi berharap hal itu tidak menyurutkan atau memudarkan semangat anak-anak untuk menuntut ilmu agama.
Mahyeldi pun berpesan kepada pelajar yang mengikuti Pesantren Ramadhan baik di tingkat SD/MI dan SMP/MTs agar dapat mengikuti Pesantren Ramadhan ini dengan sungguh-sungguh. “Dan juga kepada orang tua mohon dukungan agar Pesantren Ramadhan ini terlaksana dengan baik sehingga anak-anak kita nantinya akan tumbuh menjadi generasi yang soleh dan soleha,” ujar Mahyeldi.
Kabag Kesra Setda Padang, Amriman mengatakan, sejak Pesantren Ramadhan dimulai tanggal 27 April lalu, dimana dibuka secara resmi oleh Wali Kota Padang Mahyeldi Ansharullah di Studio Padang TV. Hingga kini pelaksanaan Pesantren Ramadhan berjalan dengan baik dan lancar. “Alhamdulillah, sepanjang pelaksanaannya hingga kini, Pesantren Ramadhan berjalan sesuai yang kita harapkan,” ujar Amriman.
Kendati dilaksanakan secara online, tidak menyurutkan semangat para guru pendamping untuk memberikan materi kepada anak didik. “Sejauh ini tidak ada kendala yang berarti. Baik itu dari pihak panitia penyelenggara maupun dari peserta Pesantren Ramadhan itu sendiri,” tuturnya.
Amriman menambahkan, untuk teknis pelaksanaan, pihaknya bekerja sama dengan Dinas Pendidikan Kota Padang. Jika sebelumnya instruktur Pesantren Ramadhan dari petugas masjid/mushala di Kota Padang maka tahun ini dari guru-guru PAI yang ada di sekolah.
Sedangkan media yang digunakan untuk penyampaian materi Pesantren Ramadhan adalah melalui WhatApp, Youtube, Padang TV dan RRI Padang. Tahun ini tema yang diangkat adalah “Membangun Karakter Generasi Qurani yang Bertaqwa dan Berbudaya Adat Basandi Syara’, Syara’ Basandi Kitabullah”. (*)





