PDG PARIAMAN/PARIAMAN

Serahkan Bantuan Program Satu Keluarga Satu Sarjana, IPK Tinggi, Wako Berikan Reward

0
×

Serahkan Bantuan Program Satu Keluarga Satu Sarjana, IPK Tinggi, Wako Berikan Reward

Sebarkan artikel ini

Laporan : Efanurza, Kota Pariaman

Pasangan Wali Kota Pariaman H Genius Umar dan Wawako Mardison Mahyuddin hingga kini terus berkomitmen dalam mencetak generasi muda bangsa. Mereka berdua berfikir, generasi muda itulah yang nantinya melanjutkan tongkat estafet kemajuan Kota Pariaman yang lebih baik ke depan.

Pasangan kepala daerah tersebu, kemarin, memberikan beasiswa program Satu Keluarga Satu Sarjana (SAGA SAJA) yang merupakan program unggulan Pemerintah Kota Pariaman dalam rangka membantu anak Pariaman yang memiliki prestasi akademik berlatar belakang keluarga kurang mampu.

Dua orang dari 36 orang mahasiswa penerima beasiswa tersebut memiliki Indeks Prestasi Komulatif (IPK) 3,8 lebih yakni atas nama Salsabila mahasiswa jurusan Akutansi PNP Padang dan Rahmita Sari mahasiswa jurusan PNP Padang. Mereka mendapat reward berupa uang tunai yang langsung diberikan oleh Walikota Pariaman Genius Umar.

Salah satunya Salsabila (19) gadis asal Desa Bato, Kecamatan Pariaman Timur, merupakan anak dari seorang wanita yang berdagang sala lauak. Salsabila merupakan alumni SDN 09 Bato Kecamatan Pariaman Timur, MTsN Pondok Pesantren Sumatera Thawalib Parabek Bukittinggi, dan alumni SMKN 2 Pariaman jurusan akutansi. ”Sebelum mendapat beasiswa SAGA SAJA ini, saya sudah mencoba mendaftar SNMPTN tapi tidak lulus. Setelah itu mendaftar secara mandiri di UNP Padang dan alhamdulillah lulus di jurusan pendidikan ekonomi tapi terkendala faktor biaya maka saya terpaksa merelakan jurusan yang saya inginkan tersebut,” ungkap Salsabila.

Setelah mendapat kabar Pemko mengadakan beasiswa program SAGA SAJA, ia mendaftar dan Alhamdulillah lulus dengan beberapa tahap tes ujian dengan syarat memiliki surat keterangan miskin dari desa dan Dinas Sosial dan diajukan ke Dinas Pendidikan Kota Pariaman. ”Alhamdulillah dengan adanya beasiswa program Pemko Pariaman ini saya bisa merasakan bagaimana menjadi seorang mahasiswa hingga mendapat nilai IPK 3,86,” ujarnya.

Motivasi, ia ingin membanggakan orang tua dan Kota Pariaman sesuai dengan pesan dari Bapak Walikota Pariaman Genius Umar untuk mambangkik batang tarandam. Banyak prestasi yang diraih oleh Salsabila di kampusnya salah satunya pernah meraih juara II Lomba cerdas cermat antar mahasiswa yang diselenggarakan oleh UKM Forum Studi Islam Politeknik PNP Padang tahun 2020.

Ia mengatakan, akan memberikan reward berupa uang tunai yang diberikan oleh wako tersebut kepada kedua orangtuanya.

Ayah Salsabila sejak lama mengidap sakit paru-paru, insyaallah semoga beasiswa dan reward ini bisa mengurangi beban keluarga, membantu keperluan kuliah nanti dan biaya sekolah adik yang masih sekolah di SMKN 1 Pariaman dan MTsN 1 Tawalib Pariaman.

Sementara itu, Rahmita Sari (19) atau rahmi gadis asal Kampung Baru Padusunan, Kecamatan Pariaman Timur yang juga menerima reward dari Walikota Pariaman Genius Umar berkat IPK 3,8 nya. Ia merupakan putri dari seorang pria yang berprofesi sebagai petani yang berusia 80 tahun, sementara ibunya sudah tiada meninggal sejak dia masih SD kelas 5. Rahmi adalah anak ke empat dari lima bersaudara.

Bermula dari kegagalannya dalam mengikuti tes SNMPTN Unand hingga mengikuti jalur undangan Politeknik Negeri Padang (PNP), tak menyurutkan semangatnya untuk ingin kuliah seperti teman-temannya yang lain. Ia mendapat kabar dari temannya bahwa ada beasiswa program SAGA SAJA dari Pemko Pariaman. Setelah mengikuti tes ujian, ia dinyatakan lulus dan berhasil mendapat beasiswa program SAGA SAJA tersebut. “Saya ingin membuat keluarga saya bangga dengan kuliah tanpa beban dari orangtua melalui beasiswa ini, terutama untuk ibu saya yang sudah tenang di alam sana “, ungkap alumni SMAN 2 Pariaman ini.

Dengan jurusan akutansi ini, insyaallah kedepan saya akan membuat bisnis dengan mempekerjakan masyarakat Kota Pariaman sehingga dapat memperbaiki perekonomian, sebagai bentuk pengabdian saya terhadap Kota Pariaman. “Terima kasih kepada Pemko Pariaman untuk beasiswa SAGA SAJA ini, sehingga membantu kami anak-anak Pariaman dalam mencapai cita-cita kedepan,” katanya..

Terpisah, Wali Kota Pariaman Genius Umar menyerahkan beasiswa program Satu Keluarga Satu Sarjana (SAGA SAJA) yang merupakan program unggulan Pemerintah Kota Pariaman dalam rangka membantu anak-anak Pariaman yang kurang mampu secara ekonomi namun memiliki prestasi akademik.

“Total ada sebanyak 36 mahasiswa penerima beasiswa SAGA SAJA tahap kedua tahun 2020,” ungkap Walikota Pariaman Genius Umar.

Selain itu, saya juga mengapresiasi dua orang mahasiswa penerima beasiswa tersebut yang memiliki nilai IPK 3,8 dan memberikan sedikit reward untuk penyemangat. Kedepan kita akan berikan reward juga bagi mahasiswa yang memiliki IPK diatas 3,75.

Diharapkan kepada semua mahasiswa pemerima beasiswa agar dapat memanfaatkan beasiswa ini untuk menunjang pendidikan di kampusnya maing-masing.

”Pesan saya kalian harus mampu mambangkik batang tarandam, rajin belajar dan tingkatkan prestasi. Kelak dapat membanggakan keluarga dan Kota Pariaman dengan prestasimu tersebut,” katanya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kota Pariaman, Kanderi mengatakan, program SAGA SAJA merupakan program unggulan Pemko Pariaman. Ini merupakan mahasiswa periode kedua karena sebelumnya juga sudah dilaksanakan periode pertama. ”Jumlah mahasiswa penerima beasiswa adalah sebanyak 36 orang, 26 PNP, 3 ATIP Padang, 7 Poltekpel Sumbar,” terang Kanderi.

Jumlah beasiswa yang diberikan bervariasi tergantung kepada perguruan tinggi masing-masing tapi yang jelas uang semesternya kita tanggung sesuai dengan yang dibayarkan di perguruan tinggi seperti uang pembangunan dan uang saku sebanyak Rp500 ribu perbulan.

Kemudian, dari hasil evaluasi sesuai target minimal nilai IPK 2,75 dan semuanya melewati batas pasing grade malahan ada yang mencapai 3,8 lebih.

Wali Kota Pariaman Genius Umar secara spontan memberikan suport dan reward tambahan kepada dua orang mahasiswa tersebut atas nama Salsabila dan Rahmita Sari dari Politeknik Negeri Padang (PNP) Padang. (***)