DHARMASRAYA, METRO
Untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19 dan memberikan jaminan perlindungan bagi tenaga medis, Anggota Komisi IV DPRD Provinsi Sumbar, Yosrisal salurkan bantuan Alat Pelindung Diri (APD), dan thermo gun untuk 12 Puskesmas dan 2 RSUD di wilayah Dharmasraya.
Tak tanggung- tanggung, bantuan medis tersebut disalurkan dengan dua tahap. Tahap pertama 200 APD, dan 15 kotak thermogun. Tahap ke dua direncanakan, 300 APD, 100 kotak masker, 100 pasang sepatu boot, 100 kotak sarung tangan, dan 2 alat penyemprot.
”Tim medis merupakan garda terdepan penanganan Covid- 19. Kami harap bantuan yang kami berikan ini bisa menambah semangat tim medis dalam bekerja,” ujar Yosrisal.
Yosrisal berharap, tim medis sebagai garda terdepan, selalu sehat, dan dalam lindungan Allah SWT. ”APD dan thermogun ini langsung saya serahkan kepada pihak medis dan diterima oleh kepala puskesmas masing-masing. Halnini dilakukan agar bisa langsung dimanfaatkan sesuai fungsinya,” kata Ketua DPD PAN Dharmasraya ini.
Bantuan medis tersebut disalurkan dengan dua tahap. Tahap pertama 200 APD, dan 15 kotak thermogun. ”Tahap ke dua direncanakan, 300 APD, 100 kotak masker, 100 pasang sepatu boot, 100 kotak sarung tangan, dan 2 alat penyemprot,” ujar Ketua DPD PAN Dharmasraya tersebut.
Menurut Yosrisal, alat medis penanganan Covid-19 ini diserahkan langsung kepada 16 unit Puskesmas dan 2 unit Rumah Sakit Umum Daerah ( RSUD) di Dharmasraya. ”Mari sama- sama berjuang sesuai tugas masing- masing. Semoga Covid 19 cepat hilang dari bumi ini,” harapnya.
Yosrisal juga meminta agar masyarakat sabar dan mengikuti arahan yang disampaikan oleh pihak medis serta pemerintah. ”Mari sama-sama kita ikuti arahan pemerintah daerah dan tim medis, apabila keluar rumah mohon memakai masker. Dan membiasakan pola hidup bersih dan sehat,” ajaknya mantan anggota DPRD Dharmasraya dua periode tersebut.
Sementara itu, Tim medis penanganan Covid 19, dr. Agus Nikmala Putra mengucapkan terimakasih atas bantuan yang diberikan Anggota Komisi IV DPRD Sumbar. Katanya, APD merupakan sarana medis yàng sangat dibutuhkan. “ Insya Allah, APD ini akan kami gunakan sebaik- baiknya,” katanya.
Ia mengaku sangat sulit menertipkan orang- orang yang masuk dalam daftar Pelaku Perjalanan daerah Terjangkit ( PPT). ” Kami berharap walinagari, kepala jorong ikut aktif menertipkan mereka. Saat ini pandemi Covid-19 tidak lagi sepenuhnya tugas pemerintah dan tenaga medis. Tapi merupakan tanggungjawab bersama,” pungkasnya. (g)





