BUKITTINGGI, METRO
Pengawasan jalur masuk wilayah Kota Bukittinggi saat ini semakin diperketat. Bahkan, pengendara mobil dan motor maupun penumpang yang tidak menggunakan masker disuruh balik dan tidak diizinkan melintas dan masuk Kota Bukittinggi.
Hal ini terlihat dengan ditambahnya pos check point yang berada di simpang Kubu Tanjung Kecamatan ABTB, Sabtu (2/5). Wali Kota Bukittinggi Ramlan Nurmatias yang turut dan terlibat langsung melakukan pembuatan pos check point tersebut mengatakan, perlunya penambahan check point ini karena masih banyaknya kendaraan yang masuk Bukittinggi yang tidak terpantau dengan menggunakan jalur alternatif khususnya kendaraan dari arah Payakumbuh melalui daerah Tigo Baleh.
“Hal ini adalah upaya memutus mata rantai dan dilakukan agar penyebaran Covid 19 dapat dihindari, karena saat ini sejumlah Kabupaten dan Kota lain di sekitar Bukittinggi sudah memiliki kasus positif Covid-19 yang dapat tertular, Kami harap apa yang dilakukan ini dapat dipatuhi masyarakat, karena ini demi kebaikan bersama,” jelas Ramlan.
Upaya Pemko Bukittinggi dalam memproteksi warganya untuk tidak tertular Covid-19 memang sangat sangat menjadi perhatian. Kepada pengemudi dan pe_numpang kendaraan selain diwajibkan menggunakan masker juga diwajibkan mencuci tangan terlebih dahulu pada wastafel yang disediakan sebelum masuk kota begitupun dengan pengendara sepeda motor apabila tidak menggunakan masker akan disuruh balik kembali. Di samping itu, juga dilakukan pengukuran suhu tubuh kepada masing-masingnya. Unsur yang terlibat pada masing-masing pos chek point adalah TNI, Polri, Satpol PP, Dishub dan dari Dinas Kesehatan Kota. (pry)





