AGAM, METRO
Untuk memaksimalkan penerapan pembatasan sosial berskala besar ( PSBB) di Sumbar, terutama di Kabupaten Agam. Satgas Pengamanan Check Point lintas batas Kabupaten Agam di seluruh titik makin memperketat pengawasan dari berbagai aspek.
Terhitung sejak Minggu (3/5) Satgas di seluruh titik check point diinstruksikan untuk memeriksa seluruh pengendara yang melintasi perbatasan, baik yang masuk Agam maupun yang keluar, baik roda empat maupun roda dua. “Bagi mereka yang kedapatan saat berkendara atau membawa mobil tidak menggunakan masker maka kita perintahkan putar balik menuju tempat semula ungkap pengendara akan disuruh balik,” ungkap Ketua Harian GTP2 Covid19 Agam H.M Dt.Maruhun, Senin (4/5).
Dt.Maruhun menjelaskan, pihaknya akan terus memperketat pengawasan perbatasan. Hal ini dilaksanakan untuk mengantisipasi masuknya potensi penyebaran virus Corona di Agam.
Untuk penerapan di lapangan seperti bisa protap yang biasa diberlakukan selama ini, yakni pemeriksaan kendaraan, suhu tubuh penumpang dan pengendara pendataan.
Langkah tegas ini dilakukan usai melihat data grafik yang sangat mengkawatirkan, di mana peningkatanya terus bertambah yang terpapar kasus Covid-19. Kalau ini tidak diantisipasi lebih awal,bisa di bayangkan penyebaran Covid-19 ini akan terus bertambah untuk hari ke hari.
Diyakinkan Dt.Maruhun berharap dengan pola yang diterapkan di lapangan ini bisa secara langsung memutus mata rantai Covid-19 Agam. Kemudian bagi masyarakat diminta untuk koperatif dan mengindahkan himbuan yang telah di sosialisasikan selama ini.
Di samping itu masyatakat diminta mengindahkan acuan PSBB serta penerapan protokol penanganan covid19 yang sudah diinstruksikan sebelumnya pada masyarakat.Hal ini di lakukan untuk menyelamatkan warga agam agar tidak terpapar Covid-19. (pry)





