PAUH, METRO
Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Sumbar, di bawah kepemimpinan Kombes Pol Yofie Girianto Putro SIK, Kamis (23/4) sampai dengan Rabu (29/4) melakukan kegiatan aksi nyata dalam rangka peduli warga Sumbar yang terdampak Covid-19. Sebagai aparat, mereka tidak tinggal diam dengan nasib warga yang dirundung duka.
Dalam aksi yang dipimpin langsung Dirlantas Polda Sumbar, Kombes Pol Yofie Girianto Putro tersebut, tim melakukan pembagian sembako langsung kepada keluarga-keluarga yang bertempat tinggal di pinggiran wilayah Sumbar. Salah satunya didaerah Sungkai, Kelurahan Lambung Bukit, Kecamatan Pauh, Kota Padang.
Kegiatan yang berlangsung selama lima hari kerja ini juga dihadiri Kepala Bagian Pembinaan dan Operasional Ditlantas Polda Sumbar, Kasat PJR Ditlantas Polda Sumbar, Kasi BPKB Ditlantas Polda Sumbar, Kasi STNK Ditlantas Polda Sumbar serta beberapa personel Ditlanta Polda Sumbar.
Pada kegiatan tersebut jajaran Ditlantas membagikan sembako kepada total 16 kepala keluarga (KK) yang bertempat tinggal jauh di pinggiran. Distribusi pembagian sembako oleh Ditlantas Polda Sumbar dilaksanakan dengan menggunakan iring-iringan motor trail.
“Kami sengaja menyasar beberapa daerah di Sumbar. Salah satunya adalah daerah Sungkai, Kelurahan Lambung Bukit, Kota Padang. Karena keberadaan mereka yang sangat jauh dari keramaian Kota Padang sehingga belum satupun bantuan yang sampai ke daerah tersebut. Padahal secara ekonomi mereka juga merasakan dampak Covid-19,” ungkap Yofie Girianto Putro.
Sementara itu, Hanafi, salah satu warga yang menerima bantuan kepada wartawan menyatakan sangat berterima kasih kepada Dirlantas Polda Sumbar yang telah memimpin langsung jajaran untuk memberikan bantuan ke daerah Sungkai. Mereka tak menyangka ada polisi yang peduli dan memberikan sembako kepada mereka yang jauh dari pusat kota.
“Kami warga pelosok ini jarang sekali tersentuh oleh bantuan. Apa yang dilakukan Ditlantas Polda Sumbar ini sangat luar biasa. Sejak ramainya pembicaraan tentang corona ini, baru Ditlantas Polda Sumbar yang memberi bantuan kepada kami. Padahal semua kesusahan ekonomi akibat pandemi ini juga kami rasakan,” ungkap Hanafi. (r)





