BERITA UTAMA

Pesantren Ramadhan Online

0
×

Pesantren Ramadhan Online

Sebarkan artikel ini

Kaum Muslimin dan muslimat serta anak-anak ku yang berbahagia. Pertama saya mengucapkan selamat berpuasa kepada seluruh masyarakat kota Padang terutama kepada anak-anak kami dari tingkat SD/MI dan SLTP/Mts yang sekarang sedang mempersiapkan diri untuk mengkuti pesantren ramadahan.

Tujuan awal dari pelaksanaan pesantrean di kota Padang adalah bagaimana anak-anak dekat ke masjid. Sehingga masjid menjadi hidup dengan aktivitas keagamaan. Harapan kita kelak ketika mereka sudah dewasa hati selalu terpaut dengan mesjid.

Sesuai dengan hadis Rasulullah SAW yang artinya; Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, dari Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam, Beliau Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Tujuh golongan yang dinaungi Allâh dalam naungan-Nya pada hari di mana tidak ada naungan kecuali naungan-Nya: seorang yang hatinya bergantung ke masjid.

Pesantren Ramadhan di Kota Padang pertama kali dilaksanakan tahun 2005. Dalam rentang waktu selama 16 tahun, pesantren ramadhan telah banyak memberikan pengalaman keagamaan serta wawasan keislaman baik bersifat teori maupun praktek kepada kepada remaja Kota Padang. mayoritas pemuda yang telah berumur 30 tahun yang tinggal di Kota Padang merupakan alumni dari pesantren Ramadhan.

Sehingga kita merasakan religiusitas masyarakat kota yang dipelopori oleh para alumni pesantren Ramadhan ini. Untuk itu Pemerintah Kota Padang berkomitmen untuk selalu melakukan perbaikan-perbaikan baik materi pesantren maupun metode pelaksanaannya.

Baca Juga  Pusing lalu Terjatuh, Pemancing Tewas Tenggelam di Danau Maninjau

Pada tahun 2020 ini seluruh tim sudah bekerja dan jadwal pelaksanaan sudah ditetapkan. Namun awal Maret 2020, Kota Padang dan seluruh dunia ditimpa musibah covid-19.
Sehingga pelaksanaan pesantren Ramadhan dilaksanakan dengan metode yang berbeda pada tahun-tahun sebelumnya. Kalau tahun 2019 pesantren Ramadhan berbasis masjid, maka 2020 ini pesantren berbasis sekolah dengan sistem online.

Adapun tema pesantren “membangun Karakter Generasi Qur’ani yang bertaqwa dan Berbudaya Adat Basandi Syara’-Syara’ Basandi Kitabullah.” Tema ini bertujuan untuk memberikan penekanan kepada pengintegrasian budaya Minangkabau pada kompetensi dasar materi keagamaan dan kompetensi dasar khusus membahas dasar budaya Minangkabau merupakan peningkatan dari program pesantren Ramadhan pada tahun sebelumnya. Hal ini dilakukan karena melihat perkembangan ilmu dan teknologi yang pesat, serta kuatnya arus globalisasi dan modernisasi, berpotensi menggeser nilai-nilai agama dan budaya pada diri seseorang khususnya generasi muda.

Untuk itu program ini merupakan salah satu usaha agar generasi muda Sumbar tidak kehilangan jati diri ABS-SBK, Syara’ Mangato Adat Mamakai, Alam Takambang Jadi Guru dan memiliki kemampuan untuk beradaptasi dan membentengi diri dengan agama (Al Quran) dan nilai-nilai budaya Minangkabau.

Baca Juga  Dugaan Korupsi Pengadaan Seragam Sekolah Gratis, Kabid Pendidikan Dasar Ditetapkan jadi Tersangka

Pesantren Ramadhan tahun ini dilakdsanakan 26 April 2020 sampai 16 Mei 2020, dimulai dari pukul 08.00 sd 12.00. Jadwal pesantren untuk anak SD/MI mulai pukul 08.00-10.00, sedangkan SLTP/Mts dari pukul 10.00-12.00, adapun aktifitasnya terdiri dari membaca dan tahfidz quran, kemudian dilanjutkan dengan materi pesanten Ramadhan.

Teknis pelaksanaan pesantren Ramadhan pengelolaannya diserahkan ke sekolah, dimana guru PAI (pendidikan agama Islam) di sekolah masing-masing menjadi koordinator pelaksana di sekolah. Anak-anak dibagi sesuai dengan jumlah guru yang ada di sekolah tersebut. Media yang dipergunakan dalam penyampaian pesantren Ramadhan adalah media WA, Youtube dan media online yang mudah diakses oleh para peserta pesantren Ramadhan.

Walapupun suasana kita ditimba musibah covid-19, Pemerintah Kota Padang tetap berkomitmen untuk melaksanakan pesantren Ramadhan. Dengan tujuan agar generasi Islam di Kota Padang dipastikan mendapatkan pemahaman keagamaan yang baik. Melalui pesantren Ramadhan sehingga musibah yang datang tidak memudarkan semangat kita dalam menuntut ilmu Agama. (Wali Kota Padang)