Ramadhan Kareem

Masjid Agung Nurul Iman Padang Tiadakan Tarawih Berjamaah, Mulyadi: Takjil Diantar ke Rumah

0
×

Masjid Agung Nurul Iman Padang Tiadakan Tarawih Berjamaah, Mulyadi: Takjil Diantar ke Rumah

Sebarkan artikel ini

PADANG, METRO
Pengurus Masjid Agung Nurul Iman Padang meniadakan shalat tarawih berjamaah, witir, serta ceramah agama pada Ramadhan 1441 Hijriah karena sedang diberlakukan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) guna memutus rantai penyebaran virus corona.

Ketua Harian Masjid Agung Nurul Iman Mulyadi Muslim Mengatakan, peniadaan shalat tarawih juga sebagai upaya menindaklanjuti maklumat dari MUI Sumatera Barat yang meminta penyelenggaraan ibadah berjamaah di masjid dan mushalla ditunda sampai wabah COVID-19 mereda.

Selama Ramadhan, pihaknya tetap melantunkan azan setiap waktu shalat dan pembacaan ayat suci Al Quran menjelang waktu berbuka. Terkait dengan ceramah Ramadhan pada tahun ini, seluruh jadwal serta penceramah dipindahkan ke Radio Republik Indonesia (RRI) Padang setiap pukul 12.00 WIB hingga waktu zuhur setiap hari.

Baca Juga  Jelang Idul Fitri, 1.600 Mustahiq di Tanah Datar Terima Zakat Konsumtif Lebaran

“Jadi karena Masjid Agung Nurul Iman milik Pemko Padang, Bagian Kesra telah bekerja sama dengan RRI Padang dan semua penceramah jadwalnya dipindahkan sehingga masyarakat tetap bisa mendengarkan siraman rohani,” ujarnya.

Terkait dengan tradisi takjil gratis setiap Ramadhan, ia menyampaikan tetap menyelenggarakan untuk tahun ini, akan tetapi diantarkan ke rumah warga yang kurang mampu di sekitar masjid menjelang berbuka.

Mulyadi menyebutkan pada tahun lalu pengurus menyediakan takjil gratis hingga 500 paket per hari, sekarang ditargetkan minimal 50 paket dan diantar oleh petugas masjid ke rumah warga. Ia berharap, jamaah dan masyarakat bisa memahami kebijakan peniadaan shalat tarawih berjamaah dan memperbanyak doa agar pandemi corona segera berakhir.
“Kami tetap mengumpulkan infak dan sedekah masjid melalui rekening dan akan menyalurkan kepada yang berhak,” katanya. (ade)

Baca Juga  Hindari Kerumunan, Warga Batalkan Tradisi Mambantai