PADANG, METRO
Polda Sumbar menerima 2.700 masker yang diproduksi para Polisi Wanita (Polwan) yang menjalani latihan menjahit selama 14 hari di Balai Latihan Kerja (BLK) Padang. Nantinya, masker tersebut akan disalurkan ke masyarakat untuk mengantisipasi penyebaran Covid-19.
“Kita mengucapkan terima kasih kepada BLK Padang. Kita memang bekerja-sama dalam rangka untuk meningkatkan keterampilan untuk para anggota kita, khususnya Polwan, kata Kapolda Sumbar Irjen Pol Toni Harmanto, usai menerima masker di Mapolda, Senin (27/4).
Irjen Pol Toni menjelaskan, sejak pandemi corona mewabah, masker sangat langka dipasaran, termasuk di Sumbar, sehingga pihaknya melatih para Polwan untuk menjahit masker di BLK. “Para Polwan dilatih membuat masker, yang kita rasakan hampir di semua tempat langka. Kita berupaya untuk melengkapinya khususnya kepada anggota kita yang memerlukan masker ini,” ungkap Irjen Pol Toni.
Irjen Pol Toni menuturkan, hasil pelatihan Polwan selama dua minggu di BLK Padang sudah terlihat. Para Polwan Polda Sumbar sudah mempunyai kemampuan menjahit, dan membuat masker. “Malah, kedepannya, kita akan menyiapkan rencana untuk bekerja sama membuat pelatihan peti mati,” jelas Irjen Pol Toni.
Irjen Pol Toni beralasan rencana pelatihan pembuatan peti mati tersebut lantaran wabah Korona (Covid-19) belum selesai, sedangkan setiap pemakaman orang yang diduga suspect Covid-19 juga butuh peti mati. “Tidak ada salahnya kami untuk mendidik kembali anggota-anggota kami, untuk keterampilan yang lain,” Tegasnya.
Sementara itu, Bripda Putri Molerenza, Polwan yang mengikuti pelatihan menjahit di BLK Padang, mengatakan, masker yang dibuat sebanyak 2.700. “Masker rencana diperuntukkan ke masyarakat yang di Kota Padang khususnya, semoga bisa berguna dan bermanfaat,” ucap Putri. Ia menyampaikan, sejak pelatihan di BLK Padang dari awal tidak bisa menjadi bisa membuat masker. “Membuat masker itu tidak mudah, di sini (BLK) kami diajarkan membuat masker dengan teliti,” sebutnya.
Terpisah, Kabid Humas Polda Sumbar Kombes Pol Satake Bayu, mengatakan, selain menyerahkan ribuan masker yang diproduksi Polwan, pihak BLK Padang juga menyerahkan lima peti mati. “Masker tersebut akan dibagikan kepada masyarakat, sedangkan peti mati sementara waktu disimpan dulu.
Berkemungkinan untuk Rumah Sakit Bhayangkara,” kata Kombes Pol Satake. Kepala BLK Padang, Syamsi Hari mengatakan, pelatihan menjahit masker oleh Polwan Polda Sumbar, merupakan nilai tambah tersendiri. Para Polwan yang belum bisa menjahit menjadi bisa setelah mengikuti pelatihan. “Ini satu hal yang baik bagi kita semua, hasilnya pun bisa kita bagi ke masyarakat. Pelatihan akan kita lanjutkan pada tahap selanjutnya,” imbuh Syamsi Hari. (rgr)





