METRO PADANG

PSBB Jalan, Positif Covid-19 Terus Naik

0
×

PSBB Jalan, Positif Covid-19 Terus Naik

Sebarkan artikel ini

AIAPACAH,METRO
Hingga Kamis sore (23/4), jumlah kasus positif Covid-19 di Kota Padang ada sebanyak 53 orang. Angka ini menunjukkan penambahan tiga kasus positif dibandingkan dengan hari sebelumnya, Rabu (22/4) yang ditemukan 50 orang.

Tiga kasus baru tersebut ditemukan di Kuranji, Padang Timur dan Padang Selatan. Sementara itu, dari laman dinkes.padang.go.id juga disebutkan terjadi penambahan kasus meninggal pada Kamis (23/4) yaitu sebanyak satu orang yang berdomisili di Kuranji. Sehingga dengan begitu, total kasus meninggal mencapai delapan orang.

Dalam situs ini juga disebutkan bahwa jumlah kasus negatif ada 15 orang, sembuh 11 orang dan menunggu hasil 13 orang. Kemudian, jumlah pasien dalam pengawasan (PDP) 81 orang, orang dalam pengawasan (ODP) sebanyak 37 orang. Sementara itu, total orang tanpa gejala (OTG) sebanyak 147 orang.

Wali Kota Padang, Mahyeldi Ansharullah mengimbau kepada semua masyarakat agar menjalani aturan yang telah disepakati dalam Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).

Yakni, selalu menjaga jarak berupa social distancing, physical distancing, sehingga tak sampai tertular oleh virus mematikan ini.

Tak hanya itu terang Mahyeldi, sesuai dengan kesepakatan MUI, semua masyarakat diharapkan shalat tarawih di rumah. Hal ini untuk mencegah penularan makin bertambah.

Diharapkan di masa PSBB ini, masyarakat patuh dengan ketentuan. Petugas dari Pemko, TNI dan Polri akan terus melakukan pengawasan.

Bagi masyarakat yang melanggar maka akan diberikan sanksi pembinaan. “MUI telah mengeluarkan keputusan agar tarawih di rumah saja. Kita berharap tak ada masyarakat yang berkeliaran,” ujarnya.

Seperti yang diberitakan sebelumnya, MUI Kota Padang memutuskan untuk meniadakan shalat tarawih di masjid dan mushalla di Kota Padang. Keputusan ini diambil secara bersama-sama melalui rapat bersama MUI se-Sumbar

“MUI Sumbar dan MUI Kota Padang sepakat bahwa Ramadan tahun ini tanpa tarawih di masjid dan mushalla,” ungkap Ketua MUI Kota Padang, Duski Samad.

Dikatakan Duski, keputusan ini diambil guna menerapkan physical distancing untuk memutus mata rantai penyebaran virus corona. “Kita sekarang ditengah wabah virus corona, jika berkumpul dipastikan mudaratnya bagi perorang maupun komunitas. Apalagi akibat yang tak akan tertanggung oleh kita semua,” ucapnya.

“Kami berharap, Pemko Padang dapat bergandengan dengan MUI Kota Padang mensosialisasikan PSBB kepada masyarakat. Sehingga PSBB dapat berjalan dengan baik selama 14 baik ke depan,” pungkasnya. (tin)