PASAMAN, METRO
Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat (DPM) Kabupaten Pasaman, Hasiholan Hutagalung meminta semua Nagari untuk menyiapkan lokasi karantina (isolasi) khusus bagi warga atau pemudik dari wilayah zona merah atau daerah terdampak Covid-19.
Menurutnya, penyediaan ruang karantina untuk mengantisipasi lonjakan pemudik khususnya dari wilayah zona merah Covid-19 menjelang ramadan dan lebaran Idul Fitri 2020.
“Upaya ini untuk mencegah penularan virus corona (Covid-19) kepada masyarakat. Sebab, para pendatang ini sangat rentan terpapar virus saat dalam perjalanan pulang ke kampung halaman,” katanya.
Hasiolan mengatakan, sebelum para perantau tersebut kembali ke rumah masing-masing, sebaiknya mereka dikarantina terlebih dulu untuk menahan laju penyebaran virus corona.
“Makanya, kita meminta nagari siapkan lokasi karantinanya secepat mungkin. Bisa rumah atau gedung lainnya,” jelas dia.
Selain menyediakan tempat karantina, nagari, kata dia, juga diminta menanggung kebutuhan makan dan minum bagi para warga perantau yang tengah menjalani masa isolasi ditiap nagari selama 14 hari ke depan. Sehingga nantinya kata dia, apabila ada perantau yang diisolasi selama 14 hari dan keluarganya kurang mampu, maka kebutuhan konsumsinya selama isolasi akan ditanggung jawabi oleh pemerintah nagari.
Ia juga menghimbau para perantau dapat menahan diri untuk tidak pulang alias mudik ke kampung halaman, ditengah situasi pelik pandemi Covid-19 yang kini sudah mewabah.(cr6)





