OLAHRAGA

Laga Bisa Dihentikan Lebih Lama Lagi

0
×

Laga Bisa Dihentikan Lebih Lama Lagi

Sebarkan artikel ini

Ada dua syarat yang harus dipenuhi untuk mengizinkan fans kembali memenuhi stadion dalam satu pertandingan sepak bola. Pandemi virus corona tidak bisa dipandang remeh, sepak bola bisa jadi dihentikan lebih lama lagi.

Sepak bola Eropa sudah dihentikan lebih dari sebulan, termasuk di La Liga. Barcelona sebagai salah satu klub terbesar di dunia pun kesulitan mengatasi krisis finansial akibat serangan corona ini.

Barca sudah memotong gaji pemain sebesar 70% dan baru-baru ini menjual hak penamaan Camp Nou selama satu tahun ke depan untuk mengumpulkan dana.

Beberapa liga sudah mencari cara untuk segera kembali, misalnya Bundesliga. Namun sebenarnya sepak bola tidak bisa benar-benar kembali seperti sedia kala dalam waktu instan. Kini, spesialis penyakit pandemi bicara soal tahapan yang harus dilalui sepak bola untuk kembali bermain.

Dua Syarat untuk Kembali
Andrea Buron, ahli epidemiologi dan juru bicara Spanish Association of Public Health and Health Administration (SESPAS), menjelaskan apa syarat yang dipenuhi untuk kembali mengelar pertandingan dengan penonton.

Khususnya di La Liga, dan mungkni berlaku di liga-liga lainnya, Buron menjelaskan dua syarat yang harus dipenuhi. Yakni, terbentuknya imunitas umum relatif dalam suatu populasi dan pengembangan vaksin untuk Covid-19.

Baca Juga  Duel Pemuncak Klasemen, Inter Milan Tantang Rekor Sempurna Arsenal di San Siro

Sampai saat ini, belum ada jangka waktu yang jelas untuk pemenuhan dua syarat tersebut. ”Kami masih tidak tahu berapa persentase populasi yang imun pada virus corona baru ini,” kata Buron.

Faktor imunitas alias kekebalan itu bakal mengizinkan fans kembali ke stadion, tapi tidak semudah yang dibayangkan. Buron yakin kembalinya fans ke stadion harus dilakukan secara bertahap. ”Itu harus dilakukan secara bertahan. Kita tidak bisa bergerak dari 0 persen penonton langsung ke 100 persen, yang lebih mungkin adalah membuka stadion dan hanya menjual sepertiga kapasitas,” imbuh Buron.

”Dan dengan sistem baru untuk menjaga physical distancing, misalnya menjaga jarak di antara suporter. Kita bisa dengan mudah mengubah jadwal bioskop atau teater, tapi hal ini sulit dilakukan di sepak bola.”

Fans Dipisahkan
Artinya, andai Barca bermain di Camp Nou lagi musim ini, bisa jadi stadion hanya sepertiga terisi. Skenario ini yang paling aman, tapi juga membawa sejumlah masalah.

Baca Juga  Timnas Menunggu Lawan, di Kualifikasi Piala Dunia 2022

Bagaimana finansial klub dengan penjualan tiket hanya sepertiga? Bagaimana fans yang membeli tiket terusan semusim penuh? Haruskah klub membayar kembali tiket yang sudah dibeli?

Lalu, ada pertanyaan yang paling besar: kapan? Buron tahu pertanyaan itu sulit dijawab, masih butuh waktu sangat lama untuk menemukan vaksin. ”Saya kira kita harus menunggu setidaknya satu tahun lagi untuk menemukan vaksin,” imbuh Buron.

Satu yang paling jelas, olahraga apa pun, termasuk sepak bola, bakal jadi salah satu bidang yang paling terakhir untuk kembali normal. Bagaimanapun, menggelar pertandingan dalam stadion yang diisi puluhan ribu penonton sangat berisiko. ”Sebab ada kemungkinan pembawa virus tidak sadar menjalin kontak fisik dengan ribuan orang dalam stadion yang penuh. Sampai sekarang kita tidak tahu berapa banyak orang yang sudah punya imunitas,” tandas Buron.

Sepak bola memang bisa dimainkan kembali, tapi besar kemungkinan harus dilakukan tanpa penonton. Opsi ini pun masih punya sederet masalah besar lainnya. (*/ren)