PASAMAN/PASAMAN BARAT

Pemkab Pasaman Berjibaku Antisipasi Penyebaran Covid-19

0
×

Pemkab Pasaman Berjibaku Antisipasi Penyebaran Covid-19

Sebarkan artikel ini

Pemerintah Kabupaten Pasaman terus berjibaku dan bekerja ekstra dalam mengantisipasi penyebaran pandemi virus corona (Covid-19) masuk ke wilayah itu. Dari hasil koordinasi dengan Pemprov Sumatera Barat, mulai pekan lalu, diberlakukan pembatasan secara selektif terhadap pendatang dari seluruh pintu masuk Pasaman melalui jalur darat, terutama dari luar provinsi. Seperti Riau dan Sumatera Utara yang berbatas langsung dengan Kabupaten Pasaman.

Hal tersebut disampaikan Bupati Pasaman, H Yusuf Lubis SH, MSi saat meninjau posko Gugus Tugas Covid-19 di daerah pintu masuk Perbatasan Sumbar – Sumut di Kawasan Muaro Cubadak, Kecamatan Rao beberapa hari yang lalu.

“Di setiap pintu masuk perbatasan, kita siagakan tim kesehatan Gugus tugas untuk memeriksa seluruh orang yang masuk dari luar Pasaman dan di masing-masing posko perbatasan di ‘backup’ oleh jajaran aparat TNI dan Polri,” jelas Bupati Pasaman.

Bupati menyebutkan, pemeriksaan selektif ini bukanlah lockdown akan tetapi hanya berupa pengetatan untuk masuk ke perbatasan dan dilakukan pengecekan kesehatan terlebih dahulu. Memang, sejak pekan kemaren, Pemkab Pasaman mulai memberlakukan pembatasan selektif di seluruh pintu masuk perbatasan Pasaman.

Seluruh orang yang masuk diperiksa dan dicek kondisinya. Turut serta dalam peninjauan posko perbatasan Muaro Cubadak dan daerah perbatasan Pasaman – Riau di Nagari Rumbai, Kecamatan Mapattunggul, yakni Kapolres AKBP Hendri Yahya, Dandim Letkol. Inf. Ahmad Azis, serta tim gugus tugas pencegahan dan penanganan Covid-19 Kabupaten Pasaman.

Kepada petugas posko, Bupati berpesan agar senantiasa menjaga kesehatan, serta tunaikan tugas ini dengan sebaik baiknya. “Tolong, seluruh petugas posko jaga kesehatannya. Meskipun tugas ini berat beresiko, tapi mari laksanakan dengan penuh amanah karena tugas ini sangat penting,” pinta Yusuf Lubis.

Pada kesempatan itu, Bupati juga menyampaikan apresiasi kepada para petugas gugus tugas, mulai dari tenaga medis, TNI, Polri, dan Satpol PP sebagai garda terdepan dalam menangani penyebaran Covid-19.

Dalam kunjungan tersebut, terlihat para petugas posko sudah dilengkapi kostum Alat Pelindung Diri (APD), berikut masker dan sarung tangan. Kepada masyarakat Pasaman di rantau, Yusuf Lubis mengimbau agar tidak pulang kampung terlebih dahulu. “Kami mengharap kepada masyarakat Pasaman di rantau untuk tidak pulang kampung terlebih dahulu.

Kalau sayang dan cinta keluarga di kampung, tetaplah tinggal di rantau untuk masa sekarang ini,” imbaunya. (cr6)