LIMAPULUH KOTA, METRO
Tidak main-main, gerak cepat Bupati Kabupaten Limapuluh Kota H.Irfendi Arbi, M.P untuk memutus mata rantai penyebaran dampak virus corona di Kabupaten Limapuluh Kota.
Terbukti, Rabu (1/4), di Nagari Situjuah Batuah, Kecamatan Situjuah Limo Nagari, Irfendi Arbi, mengukuhkan tim gugus tugas percepatan penanganan Covid-19 tingkat Nagari se-Kabupaten Limapuluh Kota.
Saat ini dari 79 Nagari yang terdapat di 13 Kecamatan di Kabupaten Limapuluh Kota, 61 Nagari sudah membentuk tim gugus tugas percepatan penanganan dampak Virus Corona.
Bahkan tim “pembunuh” Covid-19 yang dikukuhkan Bupati, juga berbasis ditingkat Jorong di Limapuluh Kota. Selain, akan mencegah masuknya virus corona dimasing-masing Jorong di Limapuluh Kota, Tim Covid-19 juga akan melakukan upaya sosialisasi pencegahan corona kepada masyarakat dengan meningkatkan Pola Hidup Bersih dan Sehat.
“Istilah sekarang, kita “perangi” Covid-19 dengan tim “pembunuh” Covid-19 di seluruh Jorong di Kabupaten Limapuluh Kota, dibantu relawan nagari sebagai gugus tugas pencegahan dan penanganan Covid-19,” ucap Bupati Irfendi Arbi, kepada tim Gugus Tugas “pembunuh” Covid-19 saat pengukuhan di Nagari Situjuah Batuah.
Orang nomor wahid di Kabupaten Limapuluh Kota ini meminta dan mengajak masyarakat untuk kompak, seayun selangkah dan bersatu menjadikan Covid-19 ini sebagai musuh bersama yang harus dihindari dengan cara mengikuti protokol kesehatan dengan melakukan upaya Pola Hidup Bersih dan Sehat. Disamping itu, hindari kerumunan atau berkumpulan dikeramaian dan jika tidak penting, maka tetaplah dirumah.
“Mari kita mulai dari diri sendiri untuk mencegah Covid-19 dengan langkah-langkah mengikuti protokol kesehatan seperti menjaga jarak, hindari tempat keramaian, dan tingkatkan Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) dengan mencuci tangan sesering mungkin. Karena Pemerintah Pusat sudah menghimbau agar untuk bekerja dari rumah, belajar dirumah, dan beribadah dirumah untuk sementara waktu,” jelas Bupati pilihan rakyat ini.
Virus Corona asal Wuhan China ini, disampaikan Bupati, adalah musuh yang tidak tampak. Sehingga perperangan ini hanya bisa dilakukan dengan cara-cara sesuai anjuran dan protokol kesehatan. Dan Pemerintah sudah melakukan langkah peliburan anak-anak sekolah, penutupan tempat wisata, dan meniadakan perjalanan dinas keluar kota untuk sementara waktu.
“Musuh yang kita hadapi sekarang tidak tanpak, maka mulai dari diri sendiri, keluarga dan masyarakat harus patuh dan menjalankan protokol kesehatan agar terhindar dari Covid-19. Untuk anak sekolah agar jangan berkeluyuran keluar rumah,” tutur Bupati yang dekat dengan masyarakat ini mengingatkan tim gugus tugas percepatan penanganan dampak virus corona.
Kepala BPBD Limapuluh Kota, H Joni Amir yang mendampingi Bupati H Irfendi Arbi, menambahkan agar tim gugus tugas ditingkat nagari dapat melaksanakan tugas pencegahan penyebaran Covid-19 di nagari masing-masing. Ditambah sebut mantan Kabag Humas Limapuluh Kota ini, banyak perantau yang pulang kampung, maka harus dilakukan protokol kesehatan dengan mendata dan meminta untuk mengisolasi diri dirumah selama 14 hari.
“Untuk perantau yang pulang supaya melapor kepada tim gugus tugas percepatan penanganan Covid-19 dinagari atau jorong. Sehingga protokol kesehatan dapat dilakukan untuk menghindari penyebaran virus corona ini,” ingatnya. (us)





