BERITA UTAMA

Pedih, Cinta Bunga Tersandung Narkoba

0
×

Pedih, Cinta Bunga Tersandung Narkoba

Sebarkan artikel ini

R (33), warga Payakumbuh diamankan petugas karena membawa ganja.
PAYAKUMBUH, METRO–Niat Bunga (22), hendak menikah pascalebaran 1437 H mendatang pupus sudah. Pasalnya pria pujaan hatinya R (33) asal Kelurahan Padang Tinggi, Kecamatan Payakumbuh Timur, Kota Payakumbuh, keburu dibekuk jajaran Satresnarkoba Payakumbuh karena membawa narkoba jenis ganja kering. Bunga nelangsa. Hatinya pedih. Hancur, mendengar kabar itu.
Penangkapan R yang buruh bangunan dilakukan polisi yang mendapat informasi dari warga. Kepada polisi, warga menyebut kalau R kerap mengonsumsi ganja. Berawal dari informasi itu,  polisi terus melakukan penyelidikan dan mengumpulkan data-data, hingga akhirnya pada Selasa (24/5), sekitar pukul 20.00 WIB R, dibekuk anggota Opsnal Satresnarkoba di Jembatan Ratapan Ibuah II, Kelurahan Ibuah.
Saat ditangkap, Polisi menemukan 1 paket kecil ganja kering yang disimpan tersangka R dalam saku celananya. Kepada petugas, R mengaku mendapatkan barang haram tersebut dari seorang pengedar dari Kota Bukittinggi. Selain melakukan penggeledahan terhadap R, polisi juga melakukan penggeledahan terhadap Bunga, dan sejumlah barang bawaannya. Beruntung, tidak ada narkoba apapun yang ditemukan pada tersangka Bunga yang diboncenginya dengan kenderaan roda dua.
Kepada petugas kepolisian, tersangka R dan Bunga mengaku bahwa mereka sebelumnya hendak berkeliling Payakumbuh sebelum waktu Bunga untuk menyanyi di sebuah acara. “Saya tidak tahu kalau dia membawa narkoba. Sebelumnya dia menjemput saya ke rumah, sebab memang dia yang mengantar dan menjemput saya untuk pergi menyanyi. Setelah menjemput ke rumah, kami berencana mau pergi keliling Payakumbuh. Namun malah ini yang terjadi,” sebut Bunga kepada penyidik Satresnarkoba Payakumbuh.
Kepada penyidik R, mengakui jika dirinya selama ini telah mengkonsumsi narkoba jenis Ganja kering. Namun ia sempat berhenti untuk beberapa hari. Sayangnya, keinginan untuk mengkonsumsi ganja kembali kambuh. ”Saya sempat berhenti mengkonsmsi ganja pak. Sebab sejak kenal dan berencana akan menikahi Bunga, saya berjanji akan berhenti total. Namun belakangan keinginan untuk mengkonsumsi ganja kembali muncul,” terang.
Penangkapan R sempat memacetkan arus lalulintas, sebab banyak pengendara yang melintas sengaja berhenti untuk melihat dari dekat penangkapan itu. Untuk penyelidikan lebih lanjut, keduanya diamankan ke Mapolres Payakumbuh.
Kepada penyidik, R sempat bernyanyi, sehingga memudahkan Satresnarkonba Polres Payakumbuh mengamankan seorang pengedar narkoba jenis ganja. Penangkapan dilakukan terhadap ADP (33), warga Kelurahan Tiakar, Kecamatan Payakumbuh Timur. Penangkapan terhadap petani cabe yang juga mantan residivis kasus yang sama, berhasil dilakukan pada Rabu (25/5), sekitar pukul 10.00 WIB.
Ia dibekuk saat hendak mengantarkan pesanan ganja kering, karena tidak mengetahui akan dibekuk polisi, tersangka ADP dengan mudah dibekuk di daerah Kelurahan Subarang Batuang Kecamatan Payakumbuh Barat. Ditanan ADP polisi berhasil mengamankan 1 paket sedang ganja kering.
Usai dibekuk, tersangka ADP mengakui masih menyimpan narkoba lainnya di dalam kamarnya di Tiakar. Dari pengakuannya, polisi bergerak cepat dan melakukan penggeledahan kerumahnya. Namun setelah melakukan pencaharian, Polisi hanya menemukan sisa–sisa narkoba yang disimpan dalam gelas.
“Memang Kita kembali berhasil mengamankan tiga orang yang diduga tersandung kasus Narkoba. Dari penangkapan di dua lokasi berbeda, kita amankan sejumlah barang bukti Narkoba,” sebut Kapolres Payakumbuh, AKBP Kuswoto melalui Kasat Resnarkoba, AKP Romarpus Almi dan Kanit I Narkoba, Aiptu Ardiyanto, Jumat sore (27/5).
Sementara di rumah orangtua dan di kebun cabai milik tersangka ADP di daerah Piliang, Kecamatan Payakumbuh Barat, polisi kembali mengamankan sejumlah paket ganja kering, yakni 2 paket sedang di semak belakang rumah orangtuanya, serta 1 paket didekat semak yang tak jauh di kandang sapi. Untuk penyelidikan lebih lanjut, tersangka ADP hingga kini masih diamankan di Mapolres Payakumbuh. (us)