SOLOK, METRO
Pemerintah Daerah Kabupaten (Pemkab) Solok mulai memperketat perlintasan antar daerah, pintu masuk dan keluar Kabupaten Solok dijaga ketat oleh petugas gabungan. Penjagaan ketat perlintasan daerah ini dalam megantisipasi penularan virus Corona (Covid-19). Penumpang dan pemilik kendaraan yang hendak masuk ke Kabupaten Solok akan diperiksa oleh tenaga kesehatan. Langkah ini guna memastikan dan mengantisipasi penularan virus corona.
Menurut Bupati Solok, Gusmal, petugas yang disiagakan terutama petugas kesehatan yang ditempatkan di dua pintu masuk di daerah Kabupaten Solok. Dua pintu masuk yang dijaga petugas itu, perbatasan Kabupaten Solok dengan Kabupaten Tanahdatar, kemudian perbatasan pintu masuk Kabupaten Solok dengan Kota Sawahlunto dan Kabupaten Sijunjung. “Langkah yang dilakukan petugas adalah, setiap penumpang kendaraan akan diperiksa suhu badan dan kesehatannya. Ini dilakukan untuk mencegah masuknya virus Corona di kabupaten Solok,” ujar Gusmal.
Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Solok M Jhoni mengatakan, langkah untuk mengantisipasi penyebaran virus Corona ke kabupaten Solok, seluruh penumpang yang memasuki daerah Kabupaten Solok, baik roda dua maupun roda empat, dilakukan pemeriksaan suhu tubuh.
Pemeriksaan tersebut dilakukan Dinas Perhubungan bekerja sama dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Solok serta pihak Kepolisian Sektor Polres Solok Kota, Kodim 0309 Solok, POM Solok, PMI, Dinas Kesehatan dan BPBD Kabupaten Solok.
Ia mengatakan, bahwa pemeriksaan tersebut sesuai dengan perintah pimpinan dalam mengantisipasi masuknya virus Corona di Kabupaten Solok “Dinas Perhubungan dan Satlantas bersama Dinas Kesehatan dalam hal ini pihak Puskesmas IX Koto Sungai Lasi membantu membackup pemerikasaan dalam rangka mengantisipasi virus Corona,” kata Jhoni.
Diharapkan masyarakat agar sama-sama mengantisipasi penyebaran virus dengan dimulai dari diri sendiri dengan tidak berkumpul di keramaian, cuci tangan dengan anti septik, menjaga jarak dan berdiam diri di rumah.
Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Solok Maryeti Marwazi, mars menambahkan, pemeriksaan ini merupakan kegiatan lanjutan sesuai dengan instruksi bupati. Ia juga mengatakan, jika ada yang demam atau batuk pilek akan diberikan masker. Namun bagi warga yang memiliki suhu tubuh tinggi disertai dengan batuk dan demam akan dicatat identitasnya. “Nanti kita hubungi ke pihak Puskesmas untuk memantau langsung ke rumah,” sebut Marwazi.
Pemeriksaan ini, akan dilaksanakan secara terus menerus hingga situasi benar-benar dinyatakan aman dari virus corona. Bupati Solok, Gusmal juga meminta seluruh Wali Nagari untuk tetap waspada dan selalu memantau masyarakat yang baru pulang dari luar daerah, serta memastikan warga tersebut aman dari virus Corona. (vko)





