ilustrasi
PADANG, METRO–Baru saja memarkirkan sepeda motornya di depan rumah, Mebri (35), wartawan, nyaris dibacok tetangganya sendiri, Jumat (27/5) sore. Beruntung warga Cendana Maoa Aia, Kecamatan Padang Selatan yang melihat kejadian itu langsung menghalangi aksi nekat pelaku.
Tak terima atas kejadian itu, korban yang nyawanya terancam dan nyaris melayang, langsung melaporkan pelaku Fadli (30) itu ke Mapolresta Padang dengan maksud menempuh jalur hukum.
Kejadian itu berawal ketika korban hendak pulang ke rumah kontrakannya yang berada di Jalan Cendana Mato Aia, Kecamatan Padang Selatan. Setiba di depan rumahnya, korban terlebih dahulu memarkirkan sepeda motornya.
Baru saja turun dari seoeda motornya, tiba-tiba pelaku langsung menghampiri korban sambil memegang sebilah pisau dan mengarahkannya kepada korban. Korban dengan refleknya berusaha menghindar, dan mundur hingga sepeda motornya pun terjatuh.
Warga sekitar yang nengetahui kejadian itu langsung memegangi pelaku dan berusaha menenangkan. Isteri korban langsung berlari keluar rumah dan langsung histeris. Bahkan, adik sepupu pelaku, juga sempat mengambil bangku dan hendak memukulkannya kepada korban.
Namun, saat itu isteri korban berusaha melindungi korban, hingga akhirnya isteri korban yang terkena bangku tersebut hingga mengalami sakit pada perut. Tak ingin terjadi hal-hal yang tidak diinginkan, isteri korban langsung menyuruh korban meninggalkan lokasi.
”Saya tidak tahu masalahnya, dan pelaku tiba-tiba saja akan membacok saya sambil berkata; den bunuah ang, saya langsung menghindar, warga sekitar langsung memegangi pelaku,” kata korban.
Mebri menambahkan, setelah kejadian itu, karena merasa nyawanya terancam, ia langsung mendatangi Mapolresta Padang untuk menempuh jalur hukum, dengan harapan pelaku yang rumahnya saling berdekatan dengan korban bisa ditangkap.
”Pelaku itu masih ada hubungan famili dengan istri saya. Mungkin ada masalah antara istri saya dengan pelaku. Namun, selama ini karena itu masalah keluarga mereka saya tidak pernah ikut campur, makanya saya heran pelaku tiba-tiba mau membacok saya,” ujarnya.
Sementara itu, Kanit II SPKT Polresta Padang, Ipda Firdaus mengatakan pihaknya telah menerima laporan dari korban dengan nomor LP 708/K/V/2016 SPKT Unit II dan sudah diteruskan ke Satreskrim untuk ditindaklanjuti.
”Laporan korban sudah kita terima. Dan korban juga sudah dimintai keterangan terkait peristiwa percobaan pembunuhan yang dialami oleh korban. Dan dalam waktu dekat terlapor segera dipanggil untuk memberikan keterangannya,” pungkasnya. (rg)





