DHARMASRAYA, METRO
Demi mendukung upaya penanganan covid19 di Dharmasraya, khususnya bagi keluarga yang telah mengisolasikan diri dan keluarga kurang mampu yang terdampak secara ekonomi, membuat anggota WhatsApp Group (WAG) Menuju Dharmasraya 2020 membentuk Tim Dharmasraya Peduli Dampak Covid19, guna menggalang dana dan pendistribusian langsung kepada penerima bantuan.
Hal ini dilakukan mengingat penyebaran Virus Covid 19 merupakan masalah serius yang harus segera ditangani bersama. Khusus di Kabupaten Dharmasraya, 1058 orang masuk dalam daftar Pelaku Perjalanan daerah Terjangkit ( PPT) dan Orang Dalam Pemantauan ( ODP) 59 jiwa dan Pasien Dalam Pantauan (PDP) 1 orang.
Dalam menghadapi situasi ini, tim medis di bumi mekar Dharmasraya kekurangan safety kesehatan yang memadai atau Alat Pelindung Diri (APD). Sedihnya, demi tugas menyelamatkan nyawa masyarakat, mereka hanya memakai jas hujan.
Kondisi ini memicu reaksi group WhatsApp Dharmasraya Menuju 2020. Dimana, group yang beranggotakan 254 peserta ini menggalang dana untuk biaya Alat Pelindung Diri (APD), bantuan sembako bagi kepala keluarga Orang Dalam Pemantauan (ODP), Pasien Dalam Pengawasan (PDP) yang telah mengisolasikan diri secara mandiri. Dan prioritas bagi keluarga kurang mampu sejak dulu ditambah dampak COVID 19, serta Keluarga kurang mampu dampak COVID19.
Minggu (29/3) siang beberapa anggota WAG Menuju Dharmasraya 2020 yang berasal dari latar belakang dan profesi menggelar diskusi tatap muka sekaligus membentuk Tim Dharmasraya Peduli Dampak Covid19.
Seperti Ustadz H.Jonika Amdodi, Aktivis dan Praktisi Hukum, Pandong Spenra, Penggerak GSB, Irzon Efendi, Surya Kusuma, pihak perbangkan, Havis, dan sejumlah wartawan media Antara, Ilka Saputra, PosMetro, Gupira Ardillah, Singgalang, Roni Aprianto dan beberapa orang pemuda lainnya.
Penanggung Jawab Dharmasraya Peduli Dampak Covid19, Ustad Jonika Amdodi didampingi Pandong Spenra, Irzon Efendi dan peserta yang hadir lainnya menjelaskan bahwa aksi kali ini merupakan salah satu bentuk solidaritas terhadap sesama, sekaligus wujud apresiasi kepada warga yang telah taat dan patuh terhadap himbauan pemerintah dan polri agar mengisolasikan diri di rumah.
Katanya, untuk target tahap I (Satu), pada Kecamatan Pulau Punjung dan Nagari Gunung Medan kecamatan Sitiung. Adapun nagari yang menjadi target sebaran tersebut antara lain, yakni ; Nagari IV Koto Pulau Punjung, Nagari Sei Kambut Nagari Gunung Selasih, Nagari Sungai Dareh, Nagari Sikabau, Nagari Tebing Tinggi, dan Nagari Gunung Medan.
“Ditargetkan tahap 1 ini total bantuan sembako, lebih kurang 120 Paket dengan estimasi biaya Rp. 100 juta,” katanya
Sementara itu, Ketua Pelaksana Irzon Efendi yang akrab dikenal dengan Andi Pitopang menjelaskan awalnya pihaknya telah mengupayakan sistim “Katidiang” di group Menuju 2020 dan telah terkumpul dana Rp. 500 ribu.
“Dana yang digalang tersebut nantinya akan belikan sembako bagi warga yang masuk dalam daftar prioritas penerima bantuan. Ide ini muncul, Sabtu (28/3) dari beberapa anggota group dan direspon anggota lainnya
“Insya Allah secepatnya direalisasikan, ditargwtkan dalam beberapa hari kedepan telah terealisasi,” pungkasnya.(g)





