MELAKUKAN penyemprotan dengan zat disinfektan, diharapkan dapat memutus mata rantai penularan Virus Corona. Langkah ini pun dilakukan Pemkab Solok di sejumlah tempat di daerah Kabupaten Solok terutama di kawasan fasilitas umum.
Bupati Solok, Gusmal pun turun langsung melakukan penyemprotan bersama sejumlah petugas. Selain menyuarakan berbagai himbauan agar masyarakat lebih waspada terhadap penularan virus corona, Pemerintah Daerah Kabupaten Solok juga mendirikan sejumlah posko serta melakukan penyemprotan zat disinfektan sebagai langkah antisipasi.
Namun Gusmal berharap, kepedulian masyarakat sangat diharapkan dalam memutus mata rantai penularan Covid -19 agar tidak menyebar dan menular. Salah satunya, Gusmal meminta, masyarakat lebih banyak beraktivitas di dalam rumah serta menjauhi kerumunan.
Selain itu masyarakat juga dihimbau untuk tidak melakukan kegiatan yang mengundang kerumunan masyarakat. Bahkan, Pemerintah Kabupaten Solok juga memutuskan untuk menunda sejumlah agenda besar dalam perayaan HUT ke-107 Kabupaten Solok. Karen agenda HUT Pemkab Solok ini melibatkan massa.
Keputusan pemerintah daerah Kabupaten Solok itu di ambil setelah melalui hasil rapat dalam menyikapi pengendalian dan pencegahan mewabahnya virus corona yang semakin meresahkan masyarakat.
Hampir seluruh agenda besar dalam rangka menyambut hari jadi daerah serta kegiatan lain yang berpotensi melibatkan atau mengumpulkan orang banyak untuk sementara waktu di tunda sampai batas waktu yang belum ditentukan.
Diantara agenda rangkaian hari jadi Pemkab Solok yang ditunda meliputi Festival Lima Danau (F5D), Solok Expo, MTQ Nasional tingkat kabupaten Solok, Jambore PKK dan seminar pemerintahan Nagari yang rencananya diikuti oleh para perantau.
Selain agenda tingkat kabupaten, kegiatan tingkat kecamatan dan nagari yang berpotensi melibatkan atau mengumpulkan banyak orang juga ditunda. Setelah melakukan apel bersama, Bupati Solok Gusmal langsung menuju Kantor Wali nagari Selayo untuk memulai penyemprotan. Ada beberapa titik penyemprotan yang dilakukan di nagari Selayo.
Di antaranya Kantor Wali nagari, Puskesmas, Pasar Selayo dan beberapa fasilitas umum lainnya. “Apel ini kita melaksanakan dalam persiapan kita untuk melakukan penyemprotan di beberapa tempat umum serta pemeriksaan suhu tubuh bagi masyarakat yang melewati perbatasan kota dengan kabupaten solok,” ujar Gusmal.
Bupati mengimbau seluruh petugas kesehatan agar selalu siap dalam menangani wabah Covid-19 ini, serta dinas perhubungan agar selalu memantau kendaraan/ warga yang keluar masuk ke Kabupaten Solok.
“Saat ini kita sedang berusaha melengkapi APB bagi petugas medis/kesehatan yang menangani masalah Covid-19 ini mengajak seluruh masyarakat agar mematuhi himbauan pemerintah untuk mencegah penyebaran Covid-19,” ajaknya.
Jika ada masyarakat yang kurang sehat menunjukkan gejala Covid-19, Gusmal meminta agar segera laporkan ke puskesmas dan RS terdekat. Gusmal juga memastikan, stok kebutuhan bahan pangan aman bagi masyarakat. Ketersediaan Sembilan Bahan Pokok (Sembako) di tengah tengah masyarakat masih normal seperti biasanya.
Namun Gusmal meminta masyarakat untuk tidak panik menghadapi ancaman penyebaran virus Corona dengan memborong atau menimbun bahan pangan. Selain itu semua pihak telah berkordinasi.
Dan hasil koordinasi dan pemantauan tim di lapangan, tambahnya tidak ada ditemukan indikasi penimbunan bahan pangan sebagai dampak atau reaksi masyarakat terhadap ancaman Pandemi virus Corona.
“Semua pihak harus terlibat mensosialisasikan langkah-langkah atau gerakan untuk pencegahan penyebaran Virus Corona, seperti pentingnya mencuci tangan pakai sabun, dan tidak keluar rumah kalau tidak ada urusan penting sesuai anjuran pemerintah,” jelasnya. (vko)





